
INILAHCOM, Sumenep- Tiga nelayan dikabarkan hilang usai perahu yang mereka tumpangi ditabrak tug boat.
Ketiganya bernama Dahyu, Encing, dan Musa. Ketiganya warga Desa Bancamara, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Kecelakaan itu berawal dari empat nelayan berangkat mencari ikan dengan memancing menggunakan perahu. Sesampai di Pulau Payangan, sekitar 15 mil dari Pulau Sepudi, perahu mereka tertabrak tug boat.
"Saat keempat orang itu memancing, perahunya ditabrak tug boat. Tug boatnya tanpa muatan, tujuan Kalimantan. Keempat orang itupun terpental ke laut," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Ipda Agus Suparno, Selasa (11/09/2018).
Mis, Dahyu, Encing, dan Musa masih sempat memegang tali tampar tugboat saat terlempar dari perahu. Namun hanya beberapa menit, Dahyu, Encing, dan Musa, lepas dari tali tampar dan hilang. Hanya Mis yang masih kuat memegang tali tampar tugboat hingga sampai di Kalimantan.
"Mis kemudian dinaikkan ke atas tug boat oleh nahkoda, dan diberi uang Rp 1 juta, kemudian diantar ke bandara di Balikpapan untuk menuju Surabaya," papar Agus.
Setelah tiba di Surabaya, Mis naik travel ke Sumenep menuju ke kediaman saudaranya di Lenteng. Keesokan harinya, Mis diantar oleh Kepala Desa Elak Laok menuju kediamannya di Dungkek. Setelah tiba di rumahnya, Mis melaporkan kejadian itu ke Kepala Desanya dan ke Polsek Dungkek.
"Kami membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap tug boat yang menabrak perahu. Selain itu, kami berkoordinasi dengan Dit Pol Airud, Basarnas, dan TNI AL untuk melakukan pencarian terhadap 3 nelayan yang hilang," tutupnya. [beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2MqsxLy
No comments:
Post a Comment