Pages

Thursday, October 25, 2018

PLN Gunakan Global Bond Danai Proyek Pembangkit

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Keuangan PLN (Persero), Sarwono Sudarto mengatakan, 90% dana dari obligasi global (global bond) senilai US$ 1,5 miliar dipakai untuk investasi pembangunan proyek pembangkit.

"Proyeknya sesuai perkembangan proyek. Proyek yang sudah masuk kontruksi. Yang jelas proyek yang paling besar itu untuk biaya pembangkit. Pembangkit saya kira ya mungkin 90 persen," kata Sarwono di Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Menurut dia, dialokasikannya dana sebesar itu lantaran pembangunan pembangkit memerlukan dana yang cukup besar. Dimana sebagian komponen berasal dari impor. Dengan sumber pendanaan dari global bond, tidak akan mengurangi dolar Amerika Serikat (AS) yang ada di dalam negeri.

"Pokoknya kita lihat kebutuhan kami yang paling besar di pembangkit. Pembangkit itu sebagian besar 90 persen itu barangnya barang impor," ujar dia.

Diketahui PLN kembali menerbitkan global bond senilai kurang lebih US$ 1,5 miliar, perolehan dana tersebut akan digunakan untuk membiayai kebutuhan investasi dan program 35 ribu Mega Watt (MW).

Global Bond tersebut diterbitkan sekaligus dalam mata uang USD dan Euro, yaitu USD500 juta dengan tenor 10 tahun 3 bulan, USD500 juta dengan tenor 30 tahun 3 bulan, dan 500 juta dengan tenor 7 tahun, serta tingkat bunga masing-masing 5.375 persen, 6.25 persen dan 2.875 persen.

Dalam global bond ini PLN berhasil memperoleh kupon dan beban bunga yang sangat kompetitif, meskipun suku bunga acuan USD atau Fed Fund Rate pada tahun ini telah naik sebanyak 3 kali, sehingga dengan ini mampu mendukung upaya PLN untuk dapat terus menyediakan listrik kepada masyarakat dengan tarif yang terjangkau.

"Pilihan pendanaan ini cukup tepat, mengingat sebagian besar kebutuhan investasi peralatan pembangkit listrik masih harus diperoleh dari luar negeri," kata dia. [hid]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PSaXlW

No comments:

Post a Comment