
INILAHCOM, Jakarta - Direktur Materi Debat dan Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said menilai, sebutan politikus sontoloyo merepresntasikan figur politik yang dengan kekuatan uang dan kuasanya merusak sistem demokrasi.
Adapun istilah politikus sontoloyo ini pertama kali dicetuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyikapi situasi perpolitikan saat ini yang menurutnya kacau balau.
"Mereka juga berusaha melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi, dan terlibat dalam tindak pidana korupsi," kata Sudirman saat bersama Cawapres Sandiaga Uno saat menjadi pembicara dalam seminar kepemimpinan mileneals di Tegal, Jawa Tengah (25/10/2018).
Sudirman lalu menceritakan, saat menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dia pernah berhadap-hadapan dengan politisi sontoloyo dalam kasus Papa Minta Saham.
Ia lalu membongkar kasus membongkar kongkalingkong dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia. Sang politisi sempat mengundurkan diri dari pimpinan DPR. Namun dengan kuasanya dalam waktu yang tidak lama dia kembali lagi ke tampuk kursi ketua dewan.
"Tapi akhirnya tiang listrik yang menghentikan sepak terjangnya. Itulah yang disebut politisi sontoloyo, yang merusak sistem, memperlemah KPK, membuat drama tiang listrik, hukum dipermainkan, sudah ditetapkan tersangka kemudian melakukan pra peradilan, dan akhirnya berakhir di tiang listrik," tuturnya.
Secara khusus, dia juga menyebut politisi yang hadir dalam acara itu, dirinya, Sandi, Ferry Mursidan Baldan dan Suswono memiliki rekam jejak yang baik. Masing-masing mengakhiri masa tugasnya dengan tanpa catatan buruk.
"Pak Ferry ini adalah menteri yang sukses tanpa meninggalkan catatan negatif. Pak Suswono juga menteri pertanian yang sukses tanpa catatan negatif. Apalagi Bang Sandi, beliau adalah sosok pengusaha sukses yang memulai karir dari bawah, dari usaha dengan tiga kini karyawannya lebih dari 50 ribu orang sebelum masuk ke dunia politik," jelasnya.
Kepada kaum muda Sudirman Said berpesan untuk memakai filosofi kunci Inggris agar tak jadi politisi sontoloyo.
Kunci Inggris bisa digunakan untuk bermacam keadaan. Nah kalian juga harus bisa diterima di berbagai tempat.
"Kuncinya harus memiliki empat hal, yakni kejujuran, kompetensi , jejaring dan kemauan untuk terus belajar. Jika politisi memiliki empat hal itu tidak akan ada politisi sontoloyo," tandasnya.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2SiAMx2
No comments:
Post a Comment