
INILAH.COM, Jakarta-Nindy Ayunda punya pengalaman buruk semasa sekolah. Perempuan asal Padang yang merantau ke Ibukota ini mengaku sempat mengalami bully saat ikut merantau orangtua dan bersekolah di Jakarta.
Perempuan kelahiran Padang, 10 Januari 1989 ini dianggap kampungan oleh teman-teman sekolah karena ia berasal dari pelosok.
"Aku kan dari Padang, dari kampung. Mungkin aku dikiranya orang kampung yang pelosok terus tiba-tiba sekolah di Jakarta. Terus aku ke tempat-tempat segala macam, terus 'Lo bukannya dari kampung ya', kayak gitu-gitu bully-an yang aku terima," kaka Nindy di Jakarta, Senin (10/12/2018).
Tidak cukup cibiran, pelantun tembang Banyak Lelaki ini juga sering dikerjai teman-teman sekolahnya. Namun Nindy berusaha melawan dan tak mau terlihat lemah.
"Kayak misalkan lagi di kantin disuruh bayarin, kayak dikerjain lah. Aku pernah ngerasain. Tapi aku kan anaknya berani, jadi kalau gitu gue bilang ya gue di sini juga bayar," ujarnya.
Nindy pun memberikan pesan bahwa bully-an harus dihadapi dengan tegar. Terlebih di era sosial media seperti saat ini.
"Jadi mau di-bully apa enggak, kita harus kuat. Apalagi zaman sekarang media sosial bergerak dengan cepat seperti semut," ucap Nindy. [adc]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2SHn6LI
No comments:
Post a Comment