Pages

Thursday, December 20, 2018

Wall Street Beri Respon Negatif Keputusan Fed

INILAHCOM, New York - Berjangka saham AS berada di bawah tekanan pada hari Kamis (20/12/2018), sebagai reaksi negatif terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve dan prospek pada langkah-langkah masa depan terus berlanjut.

Keputusan Fed meninggalkan ketiga indeks pada rekor terendah baru untuk 2018. Dow Jones Industrial Average berjangka YMH9, -0,17% turun 122 poin, atau 0,5%, menjadi 23.162. Sementara S & P 500 futures ESH9, -0,14% turun 12,9 poin, atau 0,5%, menjadi 2.490,50. Nasdaq-100 NQH9, -0,05% turun 33,5 poin, atau 0,5%, menjadi 6.319, seperti mengutip marketwatch.com.

Pada hari Rabu, Dow Jones Industrial Average DJIA, -1,49% turun 351,98 poin, atau 1,5%, menjadi 23.323,66, sedangkan indeks S & P 500 SPX, -1,54% turun 1,5% menjadi 2,506,96. Nasdaq Composite Index COMP, -2,17% jatuh 2,2% menjadi 6.636,83.

Saham AS turun tajam setelah Fed menaikkan suku bunga federal fund sebesar 25 basis poin ke kisaran 2,25% hingga 2,5%, kenaikan suku bunga keempat tahun ini. Dengan kerugian meningkat sementara Powell menjelaskan keputusan dan prakiraan yang menyertainya.

Kekecewaan investor itu muncul bahkan setelah pernyataan kebijakan dipandang sebagai sedikit lebih dovish daripada sikap bank sentral sebelumnya, dan survei anggota FOMC menunjukkan pemilih median mengharapkan dua kenaikan suku bunga tahun depan, daripada tiga kenaikkan yang diprediksi pada pertemuan September Fed.
Apa yang sedang dilakukan pasar lain?

Saham Asia dalam wilayah merah, dengan Nikkei NIK, -2,84% turun 2,8% dan Hong Kong Hang Seng Index HSI, -0,94% kehilangan 1,3%. Bursa berjangka Eropa menunjukkan penurunan tajam pada awal perdagangan.

Sementara aset safe haven seperti yen Jepang mendapat dorongan, dengan dolar turun 0,5% terhadap yen USDJPY, -0,68% menjadi 111,87. Meskipun emas GCG9, + 0,25% turun 0,5% menjadi $ 1,250.30 per ounce.

Harga minyak mentah kembali aksi jual setelah melambung pada hari Rabu. Minyak mentah West Texas Intermediate Februari CLG9, -3,61% turun US$1, atau 2% menjadi US$47,13 per barel.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2BwtSwB

No comments:

Post a Comment