Pages

Sunday, January 6, 2019

Andi Arief Bicara jika Prabowo Boikot Pemilu

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief kembali mengkritisi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kali ini terkait keputusan KPU yang tidak memfasilitasi penyampaian Visi dan Misi oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu 2019. Keputusan KPU tersebut dianggap menguntungkan atau terkesan memihak kepada Capres petahana Jokowi-Ma'ruf. Andi Arief pun berbicara tentang boikot Pemilu.

"Kalau Pak Prabowo mwnggunakan hak Boikot Pemilu demgan alasan Keanehan yang tersistematis, memangnya Pak Jokowi bisa menjadi Presiden untuk kedua kalinya?," cuit @AndiArief_

Dia menambahkan, banyak keanehan yang muncul jelang Pilpres April mendatang. Bahkan tidak menutup kemungkinan oposisi kalah dengan cara yang dinilai tidak fair.

"Kalah Pilpres karena keanehan yang sistematis cukup menyakitkan.Meski bisa muncul people power atau protes hasil dan legitimasi Pemilu, namun tidak ada celah bagi yg dicurangi untuk otomatia menjadi Presiden," tuturnya.

Seperti diketahui, KPU memutuskan untuk tidak memfasilitasi penyampaian visi misi Pilpres 2019 baik oleh sang Calon Presiden maupun oleh tim sukses masing-masing. Hal itu dilakukan setelah tidak ada titik temu antara tim Jokowi dan Prabowo. Sebelumnya tim Jokowi-Maruf menginginkan penyampaian visi misi cukup disampaikan oleh tim sukses masing-masing kandidat, sedangkan tim Prabowo-Sandi menginginkan agar visi misi disampaikan langsung oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden. [fad]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2RyBY1P

No comments:

Post a Comment