
INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo kembali menyerahkan sertifikat tanah secara gratis kepada 40.172 warga Tangerang Selatan, Banten pada Jumat (25/1/2019). Jokowi meminta warga untuk angkat sertifikat yang sudah diterima.
"Saya kadang-kadang harus mengecek apakah sertifikat ini diberikan hanya ke bapak Ibu di depan tadi atau betul-betul bapak ibu sudah pegang semuanya," kata Jokowi di halaman Skadron 21/Sena, Pusat Penerbangan Angkatan Darat, Pondok Cabe.
Jokowi memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil untuk mempercepat penyerahan sertifikat tanah kepada warga yang belum dapat, karena memang masih banyak yang belum mendapatkan. Tahun 2015, baru 46 juta warga yang memiliki dari 126 juta orang dan 80 juta belum punya.
Kemudian, Jokowi meminta Sofyan untuk mencetak 5 juta sertifikat tanah pada 2017. Tahun 2018, pemerintah mencetak 7 juta sertifikat tanah. Maka, tahun 2019 ini ditargetkan mengeluarkan 9 juta sertifikat.
"Tahun ini 9 juta harus keluar, caranya gimana saya enggak mau tahu. Dan terlampaui semua 2017 sekitar 5,4 juta keluar, 2018 sekitar 9,4 juta bisa dikeluarkan sertifikat ini," ujarnya.
Menurut dia, kepemilikan sertifikat ini sangat penting karena sebagai tanda bukti hak atas tanah yang mereka tinggali. Tujuannya, untuk menghindari sengketa antar warga dengan masyarakat atau pemerintah dan perusahaan.
"Sebab itu, saya perintahkan dipercepat semuanya. Insya Allah, 2020 semua sudah harus bersertifikat di seluruh tanah air," jelasnya.
Di samping itu, Jokowi mengingatkan kepada masyarakat tidak menyekolahkan sertifikat ke bank tapi harus disimpan dengan rapih. Namun, harus diperhitungkan apabila memang ingin digadaikan.
"Tapi tolong saya titip kalau dipakai untuk agunan, ini dipakai untuk jaminan ke bank tolong dikalkulasi dulu, tolong dihitung dulu. Jangan tergesa-gesa, saking semangatnya dapat sertifikat langsung besok ke bank," tandasnya.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2MA8EmU
No comments:
Post a Comment