Pages

Friday, September 7, 2018

4 Tahun Kasus Munir, #MenolakLupa Jadi Trending

INILAHCOM, Jakarta - Warganet menyerukan #menolaklupa di jagad Twitter sebagai bentuk empati terhadap peringatan 14 tahun kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib, Jumat (7/9/2018).

Netizen ramai melontarkan cuitan yang menegaskan mereka akan selalu mengingat kasus pembunuhan Munir yang hingga kini terkesan menggantung pengusutannya.

"Hari ini, 14 tahun lalu, aktivis HAM, Munir Said Thalib, tewas dibunuh karena terlalu berani membela kebenaran. #MenolakLupa," kicau akun @MemeComicIndo.

Akun @reformPSSI menimpali, "Sudah #14thMunir dibunuh. Sampai kini dalang dan otak pembunuhnya belum terungkap. #MenolakLupa #JumatBerkah."

"14 tahun sudah, kebenaran di paksa mati, kemunafikan jadi hobi, korupsi jadi makanan sehari-hari, tenang di sana pak #menolaklupa #HAM #munir," cuit @andisepri_.

@rstyawan_ membalas, "selama dalang pembunuhan munir belum terungkap, kita belum benar-benar merdeka menyampaikan pendapat. negara gagal menciptakan rasa aman bagi orang-orang yang ingin bersuara, utamanya tentang kebenaran. #MenolakLupa #14thMunir."

#menolaklupa hingga kini terus diramaikan warganet yang mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap penanganan kasus pembunuhan Munir yang tak kunjung terungkap.

Diketahui, Munir yang tengah dalam perjalanan ke Belanda dinyatakan meninggal dunia dua jam sebelum pesawat yang ditumpanginya tiba di bandar udara Schiphol, Amsterdam akibat racun arsenik yang masuk ke tubuhnya.

Terpidana kasus pembunuhan ini, Pollycarpus Budihari Prijanto dinyatakan bebas murni 29 Agustus lalu. Mantan pilot Garuda Indonesia itu bebas murni setelah mengakhiri masa bimbingan pembebasan bersyarat.

Adapun Pollycarpus menjalani masa bimbingan pembebasan bersyarat terhitung pada akhir November 2014. Dia dipidana bersalah dan divonis penjara selama 14 tahun lantaran terbukti meracuni Munir dengan arsenik.[jat]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QcoK7x

No comments:

Post a Comment