
INILAHCOM, Jakarta - Beredar sebuah video sekelompok orang yang mengatasnamakan kader Golkar mendeklarasikan diri mendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Golkar membantah video tersebut.
"Kan simple kan mereka kan mengatasnamakan forum caleg bukan Golkar," kata politikus Golkar, Nusron Wahid kepada INILAHCOM, Senin (24/9/2018).
Dalam video itu kelompok yang dikoordinir diketahui adalah Cupli Risman menyatakan sikap untuk mendukung Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga. Nusron mengaku tahu Cupli Risman pernah masuk dalam keanggotaan partai Golkar pada periode Setya Novanto yang menjabat sebagai ketum Golkar.
"Dulu cupli Risman waktu periode Novanto (ketum Golkar) masuk pengurus. Sekarang ngga ada masuk dalam pengurus," jelas Nusron.
Nusron justru meminta untuk mengecek nama Cupli Risman yang mengaku Caleg itu masuk ke dalam ke Daftar Calon Tetap (DCT) atau tidak. Nusron juga mengenal satu orang lagi dalam video yakni Fadli.
"Saya kan ga tau di daftar nama caleg itu siapa aja, tapi yang saya tau ada dua nama cupli Risman dan Fadli. Kan bisa dicek mereka dalam DCT caleg mana. Kan mereka (setahun saya) ngga masuk namanya di DC," terang Nusron.
Berikut pernyataan sikap dari forum caleg partai Golkar:
'Apa partai kita. Golkar'
'Siapa capres kita. Prabowo'
'Go Prabowo. Menang-menang-menang'
Pernyataan sikap forum calon legislatif partai Golkar
Pesta demokrasi pemilu 2019 sudah di depan mata, partai politik sebagai partai pengusung sudah menyatakan sikap dukungan terhadap pasangan calon presiden dan cawapres masing-masing.
Tentu dukungan itu harus di konkret kan, lewat kerja-kerja lapangan oleh mesin partai politik. Calon legislatif masing-masing yang langsung bersentuhan dengan akar rumput tentulah mempunyai faktor terpenting atas menangnya atau tidaknya partai tertentu atau pemilihan capres atau cawapres. Hal-hal yang menjadi pertimbangan :
1. Kondisi rakyat Indonesia yang semakin susah dan melarat di era presiden Jokowi.
2. Melihat kondisi partai Golkar yang sama sekali tidak diuntungkan dalam mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.
3. Prabowo Subianto secara ideologis dan kultural mempunyai hubungan yang kuat dan dekat dengan partai golkar.
4. Banyaknya indikasi operasi inteljen lewat apart penegak hukum yang menargetkan elite partai Golkar menjadi tersangka dalam kasus tertentu.
5. Melorotnya suara partai Golkar menjadi partai menengah lewat hasil lembaga survei.
6. Sandiaga Salahuddin Uno sebagai simbol kaum Milenial banyak menginspirasi anak muda di Indonesia.
Atas dasar diatas, kami dari forum calon legislatif (caleg) partai Golkar memutuskan:
Mendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo-Sandiaga PRABOWO SUBIANTO dan SANDIAGA SALAHUDIN UNO* dan akan berjuang di dapil masing masing untuk memenangkan pasangan tersebut.
Jakarta, 24 September 2018
TTD
*CUPLI RISMAN*
Koordinator Nasional
No comments:
Post a Comment