Pages

Thursday, September 13, 2018

DPR: Percepat Penyaluran Bantuan bagi Petani

INILAHCOM, Jakarta - Sebagai mitra kerja Kementerian Pertanian (Kementan), Komisi IV DPR RI dalam agenda Rapat Kerja membahas Rancangan Anggaran tahun 2019 di DPR Rabu (12/9/2018) kemarin.

Parlemen meminta Kementan mempercepat serta memerhatikan ketepatan waktu penyaluran bantuan bagi petani. Baik berupa pupuk, benih, juga sapi yang sudah menjadi program berjalan Kementerian Pertanian.

"Tapi kita minta agar lebih diperhatikan, terutama menjelang tahun politik. Karena saat kita datang ke daerah pemilihan, ada harapan-harapan. Kalau bisa bantuannya dipercepat untuk tahun depan, mulai Januari sudah dibagikan. Supaya rakyat saat memilih juga enjoy. Rakyat bangga dengan pemerintahnya. Kita bangga dengan Kementerian Pertanian kita sekarang. Bangga dengan siapa? Ya dengan Menteri dan jajarannya," ujar Roem Kono, Anggota Komisi IV DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Gorontalo.

Akselerasi Program Kerja Kementan

Menanggapi permintaan ini, Mentan Amran Sulaiman memastikan mempercepat realisasi anggaran untuk tahun depan.

"Tolong Dirjen, anggaran sudah turun sebelum April. Usahakan Januari, Februari, Maret dan kita bekerja lebih awal karena kita pakai e-katalog, e-procurement," ujar Amran.

Terlepas dari tahun politik, Mentan menegaskan Rancangan Anggaran Kementan Tahun Anggaran 2019 yang disampaikan dalam Rapat Kerja, memang mengutamakan kepentingan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

"Cara kami merancang anggaran sekarang kami fokus sektor produksi dan kami mengutamakan kepentingan petani", lanjut Mentan.

Amran menjelaskan ia memangkas anggaran operasional untuk biaya seminar, perbaikan kantor, hingga biaya membeli kendaraan operasional dan dinas dari 48 persen, porsinya menjadi tinggal 8 persen.

"Kami mendahulukan petani, membeli bibit, memperbaiki irigasi, penyediaan alat mesin pertanian," jelas Amran.

Berdasarkan Surat Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan RI, pagu anggaran Kementan Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp21,7 triliun. Alokasi anggaran terbesar diberikan untuk Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Hasil Tanaman Pangan di Direktorat Jenderal Tanaman Pangan sebesar Rp 6 triliun.Selanjutnya, Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian di Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian yaitu sebesar Rp5,1 triliun.

Kendati pagu anggaran Kementan tahun ini lebih kecil dari tahun sebelumnya, yang mencapai Rp22 triliun, Amran menyampaikan hal tersebut bukanlah masalah, selama mampu meningkatkan kreativitas. [jin]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2xdNl2W

No comments:

Post a Comment