
INILAHCOM, Jember - Nama Presiden Joko Widodo terhadap tingkat keterpilihan (elektabilitas) Partai Nasional Demokrat (NasDem) tidak besar. Para calon legislator tak bisa mengandalkan nama besar Jokowi untuk menarik pemilih.
"Efek Jokowi memang tidak terlalu banyak buat Partai NasDem. Tidak ada kata lain, caleg NasDem termasuk saya harus turun langsung ke masyarakat," kata Charles Meikiansyah, staf khusus Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang juga calon legislator DPR RI nomor urut lima di Daerah Pemilihan Jember-Lumajang, di sela-sela acara konsolidasi partai di Hotel Bintang Mulia, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (28/9/2018).
Menurut Charles, para caleg harus bertemu sendiri dengan warga dan menyampaikan gagasan mereka. "Kemudian kami minta kepada mereka untuk mengawal suara mereka sendiri pada pemilu. Insya Allah, target DPR RI dua kursi, DPRD Jatim dua kursi, dan 12 kursi untuk DPRD Jember akan tercapai," kata mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam ini.
Para caleg NasDem, menurut Charles, harus memperkuat simpul-simpul massa. "Selama sisa waktu enam bulan ini harus turun bertemu dengan pemegang suara rakyat untuk menyatakan apa itu restorasi dan komitmen kami sebagai caleg," katanya.
Charles mengatakan, caleg NasDem tak hanya datang dan minta suara. "Kami ingin caleg datang mengambil hati mereka, dan sesuai komitmen, apa yang akan dilakukan untuk mereka ke depan. Dari 31 kecamatan di Jember, kami sudah melakukan banyak hal. Mudah-mudahan (komitmen) sampai tingkat kecamatan, desa, RT-RW, TPS insya Allah selesai," katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Timur Rendra Kresna menegaskan, kekuasaan bukan tujuan utama. "Tapi kalau kita tak berkuasa, kita tak bisa mengambil kebijakan," katanya.
Menurut Rendra, survei terakhir menunjukkan bahwa elektabilitas Nasdem di Jember masuk dalam lima besar. "Ini kita bisa memperoleh tiga kursi DPR RI untuk Daerah Pemilihan Jember-Lumajang," katanya.[beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2xKYw4h
No comments:
Post a Comment