
INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) curhat tentang kritikan soal peran pengganti atau 'stunt rider' saat pembukaan Asian Games 2018.
Menurut dia, tidak mungkin seorang Presiden naik motor terbang menerobos kemacetan.
Hal itu disampaikan Jokowi saat Peresmian Pembukaan Pekan Purnabakti Indonesia (PPI) di Jakarta, Selasa (25/9/2018).
"Memang saat pembukaan ramai, yang diramaikan bukan pembukaannya tapi saya naik motor, pakai stuntmant. Masa presiden suruh meloncat sendiri logikanya ada-ada aja. Hanya urusan sepeda motor ributnya sampai tiga hari," kata Jokowi.
Padahal, kata Jokowi, atlet-atlet Indonesia telah berhasil membawa harum nama bangsa masuk peringkat ke-4 dengan perolehan prestasi yang cukup gemilang baik meraih medali emas, perak dan perunggu.
"Nyatanya kemarin kita bisa meloncat ke ranking 4 se-Asia dengan 31 emas, saya sendiri kaget," ujarnya.
Karena, Jokowi mengaku mendapatkan laporan kalau saat Asian Games 2018 ditargetkan meraih emas sebanyak 16 medali. Ternyata, saat itu atlet Indonesia menakjubkan.
"Waktu melaporkan kepada saya, berapa target 16 Pak. Benar tidak, 16 sampai tiga kali saya tanyakan. Pak nambah 20. Tapi Alhamdulillah kerja keras karena persatuan kita Indonesia bisa tambah emas dan ranking 4," tandasnya.[jat]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2DsCcSh
No comments:
Post a Comment