Pages

Wednesday, September 26, 2018

Kepala Bakamla Tak Tahu Stafnya 'Bermain' Anggaran

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Arie Soedewo baru tahu belakangan jika staf yang diangkatnya, Ali Fahmi atau Fahmi Al Habsyi.

Awalnya, setelah melewati proses monitoring yang cukup ketat, Arie memilih Fahmi sebagai narasumber Bakamla.

"Dia (Fahmi) datang pada saya, mengenalkan Bakamla badan baru, butuh ini, itu saat serah terima saya, Maret. Setelah itu saya cek di Kemenhan, Bappenas," kata Arie saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Namun setelah dilantik jadi narasumber, Fahmi 'bermain' sendiri. Arie baru tahu belakangan bahwa Fahmi mengurus anggaran Bakamla di DPR.

"Nampaknya seperti itu. (Dia bilang) Bapak nanti saya hubungi orang DPR, di situ saya mulai curiga," ungkapnya.

Arie sempat mengingatkan agar jangan main-main dengan anggaran Bakamla. Bahkan Arie baru tahu belangnya Fahmi setelah adanya bagi-bagi uang anggaran proyek Bakamla.

Dan terakhir, Arie juga sempat mendengar kabar bahwa Fahmi bersitegang dengan terdakwa Fayakhun terkait pengurusan anggaran Bakamla.

"Belakangan tahu, ketika Saya dapat info almarhum pak KSAL, itu di bakamla sudah bagi-bagi uang, dari sidang saya tahu uang dari Fahmi," ungkapnya.

"Itulah awal mula OTT. (Dari Bakamla) Ada sudah jadi terdakwa, terima uang juga," sambungnya. Hingga kini, sosok Fahmi 'misterius'.

Dalam perkara ini, Jaksa penuntut telah mendakwa Fayakhun Andriadi menerima uang suap sebesar 911.480 dolar Amerika Serikat. Uang tersebut diterima Fayakhun dari Dirut PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah.

Menurut Jaksa, uang tersebut diduga diberikan untuk Fayakhun agar dapat mengalokasikan atau memploting penambahan anggaran pada Bakamla untuk pengadaan proyek satelit monitoring dan drone, tahun anggaran 2016. [ton]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zveelt

No comments:

Post a Comment