Pages

Monday, September 10, 2018

Kota Malang Paling Diawasi Kemendagri

INILAHCOM, Malang - Usai menghadiri penetapan 40 anggota penggantian antar waktu (PAW) DPRD Kota Malang, Senin, (10/9), Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo mengaku akan mengawasi Kota Malang agar kasus korupsi massal tidak kembali terulang.

"Ke depan, Kota Malang akan selalu menjadi perhatiam kami di Kementerian Dalam Negeri karena apa yang terjadi di Kota Malang ini merupakan kejadian yang pertama kalinya terjadi di Indonesia," kata Tjahjo.

Tjahjo mengatakan dalam sejarah Republik Indonesia baru pertama kali 90 persen anggota DPRD ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tersandung kasus suap.

Adapun 41 anggota DPRD Kota Malang dan seorang mantan anggota DPRD terlibat kasus suap APBD-Perubahan Kota Malang tahun anggaran 2015. DPRD Kota Malang hanya menyisahkan lima anggota saja dalam sepekan.

40 anggota DPRD itu kemudian diganti oleh 40 anggota PAW. Proses administrasi dikebut oleh tim Satgas agar DPRD Kota Malang kembali memiliki anggota DPRD sesuai jumlah kursi yang ada.

"Karena apapun DPRD satu kotak dengan Pemda yang menyusun anggaran. Sehingga penyusunan perda-perda, fungsi pengawasannya jalan, fungsi menggerakkan dan mengorganisir masyarakat juga jalan, saya kira ini langkah yang tepat," ujar Tjahjo.

Tjahjo mengapresiasi kinerja tim Satgas yang terdiri dari Pemprov Jatim, Pemkot Malang, KPU, dan seluruh partai politik di Jawa Timur dalam mempercepat proses administrasi PAW.

"Kita lakukan pendampingan dan fasilitasi dengan membantu pembentukan segala perangkat yang dapat menunjang kelancaran pelaksanaan tugas mereka, utamanya dari segi produk hukumnya," tandasnya.[beritajatim]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2O4LrJs

No comments:

Post a Comment