
INILAHCOM, Tuban - Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban masih melakukan penyelidikan terkait dengan tewasnya tiga orang pekerja di tempat penampungan air bawah tanah milik Eli (45), warga Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jumat (28/9/2018).
Dugaan kuat, tiga warga yang akan melakukan pembersihan penampungan air itu mengalami keracunan gas yang berasal dari asal diesel yang digunakan untuk menyedot air. Sehingga asap dari diesel yang digunakan untuk menyedot air itu masuk ke dalam penampungan.
Pantauan di lapangan, setelah tiga korban berhasil dilakukan evakuasi, pihak kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mencari keterangan para saksi guna mengetahui penyebab pasti dari kejadian yang menewaskan tiga orang sekaligus itu.
"Tiga korban itu awalnya mendapatkan tawaran untuk membersihkan penampungan air. Mereka menggunakan diesel untuk menguras air dari dalam penampungan," terang AKP Mujito, Kapolsek Kerek, Polres Tuban.
Kapolsek menambahkan, ketika sedang melakukan penyedotan air itu alat diesel diduga trobel dan tidak bisa mengeluarkan air. Sehingga saat itu salah satu dari korban itu Langsung turun di dalam penampungan air yang memiliki kedalaman sekitar 4 meter itu.
"Diduga ketika di dalam penampungan korban itu tidak bisa komunikasi dengan yang di atas. Korban pertama jatuh dan tenggelam di air," tambahnya.
Mengetahui hal tersebut, dua pekerja lainnya langsung berusaha untuk memberikan pertolongan dengan turun ke dalam penampungan. Namun, lantaran terdapat gas beracun di dalam lokasi bawah tanah itu membuat kedua korban juga lemas dan sempat meminta tolong pada warga sebelum akhirnya ikut tenggelam dan tewas.
"Ketika yang lain mau menolong juga tidak kuat lagi, karena di dalam diperkirakan ada gas beracun. Tadi kita juga melakukan pengecekan secara manual dengan menggunakan lilin, ketika lilin kita masukkan langsung mati apinya," papar AKP Mujito yang juga mantan Kapolsek Tambakboyo itu.
Sementara itu, petugas kepolisian telah memasang dari polisi di lokasi tewasnya tiga pekerja yang akan melakukan pembersihan penampungan air itu. Selain itu, juga terdapat dua diesel di lokasi kejadian yang telah digunakan oleh tiga pekerja itu untuk menguras air.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pekerja yang akan membersihkan penampungan air bawah tanah ditemukan tewas dengan posisi tenggelam. Warsimo (50), Waspodo (61) dan Surono (59), warga Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Tuban itu diduga meninggal lantaran terkena gas beracun di dalam penampungan itu.[beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2N2jLDH
No comments:
Post a Comment