
INILAH.COM, Jakarta-Film horor religi asal Malaysia, Munafik 2 tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (26/9/2018). Film ini merupakan sekuel dari film Munafik yang disutradarai oleh Syamsul Yusof dan mendapar respon positif di Tanah Air.
Yusof Haslam, sang produser mengatakan, film ini mendapat sambutan hangat dari publik Indonesia. Oleh karenanya, produser asal Negeri Jiran ini antusias memasarkan filmnya di Indonesia.
"Boleh dibilang 30 persen daripada respons di internet datang dari Indonesia. Katanya kita menunggu Munafik kedua, kapan mau main di sini? Di Malaysia juga respons cukup baik untuk film kedua. Banyak orang Indonesia bertanya di internet, YouTube sekali pun," ungkap Yusof Haslam di Jakarta, Kamis (27/9/2018).
Tak hanya Indonesia, ia berharap film horor religi ini juga bisa dipasarkan di Asia Tenggara seperti film Pengabdi Setan karya sutradara Joko Anwar yang sukses di Hong Kong.
"Kita lagi perundingan dengan Vietnam dan Thailand dan Kamboja. Selain itu kita sedang berbincang dengan Hong Kong. Film Pengabdi Setan saja bisa diputar di Hong Kong, jadi memang ada permintaan untuk menonton film kita," urainya.
"Firasat saya Pengabdi Setan tayang di Hong Kong dia satu juta punya kutipan. Sudah besar buat kita itu. Satu juta mengutip film di Hong Kong sudah bagus itu, sebuah kemenangan untuk film Indonesia. Jadi kami akan mencoba," demikian Yusof Haslam.
Munafik 2 berkisah tentang tokoh utama bernama Ustaz Adam. Setelah mengalami tragedi dalam Munafik pertama, kehidupannya perlahan kembali normal. Namun, ia dihantui oleh bayang-bayang kematian tragis seorang perempuan bernama Maria.
Sementara di desa tetangga, tinggal seorang perempuan bernama Sakinah (Maya Karin) bersama putri dan ayahnya yang mengidap penyakit misterius.
Dia percaya bahwa apa yang terjadi pada ayahnya karena ulah Abuja (Nasir Bilal Khan), seorang "munafik" pemimpin aliran sesat. Suatu hari Sakinah mengalami peristiwa mengerikan yang lalu membawanya bertemu dengan Ustaz Adam. [adc]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2xSht4q
No comments:
Post a Comment