
INILAHCOM, Tokyo - Indeks saham Asia bergerak variatif pada Kamis pagi (6/9/2018), menyusul aksi jual saham teknologi semalam di Wall Street.
Indeks Nikkei 225 mengalami penurunan 0,41 persen selama jam-jam perdagangan pagi. Karena saham perusahaan video Nintendo turun sekitar 4,4 persen. Untuk indeks Kospi di Korea Selatan melawan tren keseluruhan, naik 0,12 persen. Tetapi nama-nama teknologi besar seperti Samsung Electronics dan SK Hynix masih diperdagangkan turun.
Down Under, ASX 200 turun 0,94 persen ke bawah, karena sektor telekomunikasi kehilangan beberapa keuntungan sebelumnya. Tetapi tetap naik 1,98 persen setelah Telstra menurunkan panduannya untuk fiskal 2019 untuk memperhitungkan pelepasan rencana perusahaan untuk Jaringan Broadband Nasional Australia. Saham Telstra melonjak 2,65 persen di pagi hari.
Selama di wilayah China Raya, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,48 persen pada jam perdagangan awal. Di daratan, baik komposit Shanghai dan komposit Shenzhen sebagian besar diperdagangkan datar, seperti mengutip cnbc.com.
Bermalam di Wall Street, Nasdaq Composite melihat hari terburuk sejak 15 Agustus karena turun 1,2 persen menjadi 7.995,17. Sedangkan indeks S & P 500 juga turun 0,3 persen menjadi 2.888,60. Indeks Rata-rata Industri Dow Jones melawan tren keseluruhan dengan menutup 22,51 poin lebih tinggi pada 25.974,99.
Aksi jual di Nasdaq dan S & P 500 itu dipimpin oleh jatuhnya saham teknologi, seperti CEO Twitter Jack Dorsey dan Facebook COO Sheryl Sandberg, keduanya bersaksi di depan Kongres, menyikapi isu seputar pemilihan umum secara online dan penyalahgunaan di platform sosial.
Perdagangan juga tetap menjadi fokus untuk pasar karena Kanada dan AS melanjutkan negosiasi pada hari Rabu tentang masa depan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara. Perang perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan China juga dapat mengintensifkan pada pekan ini. Dengan Presiden Donald Trump dilaporkan mengatakan selama akhir pekan bahwa ia siap untuk mengenakan tarif pada impor Cina senilai $ 200 miliar segera setelah periode komentar publik berakhir pada hari Kamis. .
Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang, berada di 94.988 pada pukul 09.43 pagi HK / SIN, dari level tertinggi kemarin.
Yen Jepang menguat terhadap dolar di 111,29 pada 9:43 pagi HK / SIN. Pada saat yang sama, dolar Australia juga melihat kenaikan pada $ 0,7196.
Mata uang emerging market (EM) juga tetap fokus dari ketegangan perdagangan, khususnya peso Argentina dan lira Turki, yang telah jatuh dalam beberapa pekan terakhir.
"Serangan gencar dari USD yang kuat dan penjualan dalam mata uang EM, yang dipimpin oleh Peso Argentina (ARS) (dan) Lira Turki (TRY) telah berhenti; dengan beberapa tanda-tanda (a) buy-back," kata Mizuho Bank dalam perhatikan pada hari Kamis.
"Tapi, jeda ini tidak boleh disalahartikan sebagai titik balik karena tidak ada pandangan obat mujarab untuk menggigil yang mendasari tentang EM (pasar negara berkembang) dulu," katanya memperingatkan.
Harga minyak pulih dari beberapa kerugian sebelumnya tetapi masih turun di perdagangan Asia pagi. Patokan global minyak mentah Brent berjangka turun 0,21 persen menjadi US$77,11 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 0,16 persen menjadi menetap di US$68,61 per barel.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Cnb72z
No comments:
Post a Comment