Pages

Tuesday, September 25, 2018

Pemkab Ketapang Dukung WHW AR Masuk PSN

INILAHCOM, Ketapang - Presiden Joko Widodo telah menetapkan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) di sejumlah daerah. Termasuk di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Dalam hal ini, PSN diinisiasi Jokowi dalam rangka menggenjot pertumbuhan ekonomi, melalui pengembangan infrastruktur di daerah. Bupati Ketapang, Martin Rantan mengajak seluruh lapisan masyarakat berperan aktif dalam mensukseskan program pemerintah tersebut.

Dengan PSN, perekonomian daerah diyakini bisa naik kelas. Otomatis kesejahteraan rakyat daerah khususnya Kalimantan Barat, semakin terjamin. "Program ini harus kita dukung," ujar Martin melalui keterangan tertulis kepada media di Ketapang, Kalbar, Selasa (25/9/2018).

Adapun sejumlah PSN yang ditargetkan pemerintah pusat di Kabupaten Ketapang, diantaranya PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR), PT Ketapang Bangun Sarana (Hangzhou Jinjiang Group), PT Ketapang Ecology and Agriculture Forestry Industry Park dan relokasi Bandara Rahadi Oesman Ketapang.

Di mana, PT WHW AR merupakan perusahaan pengolahan dan pemurnian bijih bauksit menjadi alumina yang menghasilkan Smelter Grade Alumina berkadar mulai 98,6% ke atas. Industri ini berkapasitas produksi hingga 1 juta ton per tahun.

Dan, PT WHW AR didirikan guna merespons UU No 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba), serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 5 tahun 2017 berikut peraturan-peraturan pendukung lainnya

Smelter SGA PT WHW AR sendiri adalah salah satu dari 6 smelter yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional Presiden Jokowi. Tujuan pembangunan smelter ini yaitu agar Indonesia tidak lagi mengekspor produk mineral dalam bentuk bahan mentah tetapi sudah menjadi barang setengah jadi.

"Nah sekarang soal PT WHW AR, mengapa harus kita dukung? Saat WHW AR berinvestasi di Kabupaten Ketapang, ketika itu banyak orang yang berubah kehidupan dari yang dulunya mungkin ekonominya lemah akhirnya menjadi baik. Selain itu, banyak karyawan yang bekerja. Jadi kehadiran PT WHW AR ini harus kita dukung. Bukan untuk biaya, bukan untuk Kepala Dinas, bukan untuk Pak Camat, tapi untuk rakyat," kata Martin.

Ia pun berharap agar beroperasinya pabrik dengan ijin lokasi seluas 1.500 hektar ini bisa memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat dan berkontribusi bagi PAD Kalbar, khususnya Kabupaten Ketapang.

Direktur PT WHW AR, Stevi Thomas mengatakan bahwa pabrik SGA PT WHW AR di Ketapang telah berhasil mengolah bahan mentah menjadi produk ekspor yang memiliki nilai tambah. "Bahan baku yang berasal dari tambang bauksit di Provinsi Kalimantan Barat diolah menjadi produk setengah jadi oleh pabrik SGA PT WHW AR untuk diekspor ke manca negara," katanya.

Menurutnya, hal ini sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah. "Kami berharap dengan adanya keberadaan PT WHW AR dapat mendukung pemerintah khususnya dalam meningkatkan perekonomian Indonesia, terutama bagi masyarakat di Kabupaten Ketapang, dan Propinsi Kalimantan Barat pada umumnya," kata Stevi. [tar]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2xBsqIu

No comments:

Post a Comment