
INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diketahui akan menetapkan pasangan bakal calon Presiden dan wakil presiden peserta Pemilu Presiden 2019 pada 20 September mendatang.
Kedua pasangan yang akan ditetapkan ialah pasangan Joko Widodo (Jokowi)KH.Maruf Amin dan Prabowo Subianto Sandiaga Uno. Selanjutnya tanggal 21 September atau Sehari setelah ditetapkan, KPU akan mengundi nomor urut pasangan calon.
Adapun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selaku koalisi pemerintah mengharapkan agar pasangan calon Jokowi-Maruf bakal memperoleh nomor urut satu sebagai capres dan cawapres unggul.
"PKB berdoa pasangan yang kami dukung, yakni bapak Jokowi dan KH. Maruf Amin mendapat nomor urut satu karena dengan demikian PKB berpeluang mendapat Efek Ekor Jas (Coat-Tail Effect), karena nomor urut PKB adalah nomor 1," ujar Sekretaris MPR Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Senin (17/9/2018) di kawasan parlemen, Jakarta, Senin (17/9/2018).
Ia menjelaskan, efek "Ekor Jas" adalah hubungan positif antara kekuatan elektoral calon presiden dan partai yang mengusungnya. Artinya, Jokowi yang populer dan memiliki elektabilitas yang tinggi akan memberikan keuntungan positif secara elektoral kepada PKB.
"Pilih Presiden nomor Urut 1 dan partai no 1, PKB" ujar wanita yang akrab disapa Neng Eem yang juga fungsionaris DPP PKB ini.
Keyakinan ini, kata dia, didasari prilaku masyarakat pemilih di Indonesia yang cenderung simple dan tidak mau repot-repot saat berada di bilik suara.
Lebih lanjut, Neng Eem yang kini menjadi Anggota Komisi V DPR dan akan kembali maju di Pemilu Legislatif dari dapil 3 Jawa Barat Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor menyampaikan harapannya secara khusus terhadap sosok cawapres Maruf Amin.
"PKB juga mendapatkan berkah suara dari dukungan kepada cawapres Maruf Amin yang berasal dari NU yang merupakan basis suara PKB, sehingga target memperoleh 100 kursi DPR RI tercapai," tadas dia.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2NNBvqF
No comments:
Post a Comment