Pages

Thursday, September 13, 2018

Polisi Tangkap Penjual Gadis Sukabumi ke Malaysia

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim berhasil menangkap 5 pelaku penjual Entin (16), gadis asal Sukabumi ke Malaysia. Kelima pelaku yakni YL, JS, MI, AS, dan T memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksinya.

"YL adalah seorang ibu yang sudah menawarkan ada loker melalui Facebook," kata Wadirtipidum Bareskrim Polri, Kombes Panca Putra saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Panca menjelaskan usai YL menawarkan loker melalui Facebook, giliran JS yang beraksi. JS bertugas untuk menerima korban di Jakarta.

"JS menjemput di Kampung Rambutan. Setelah korban sampai, JS berupaya mempersiapkan dokumen, baik kartu keluarga palsu dan surat keterangan pencatatan elektronik. Kemudian JS melaporkan dan menyerahkan korban kepada IM. IM bertugas mengkomunikasikan kepada orang yang di Malaysia," jelas Panca.

Setalah itu, pelaku lain yakni MI bertugas untuk memberangkatkan korban ke Malaysia melalui Riau dengan menggunakan kapal. Korban diterima oleh tersangka lainnya yang berada di Malaysia, Dato alias Michael.

Sementara peran T yakni menyiapkan sejumlah dokumen palsu agar korban bisa berangkat ke Malaysia. Para pelaku meraup keuntungan Rp1-5 juta.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya beberapa telepon seluler, laptop, buku rekening bank, sejumlah dokumen lainnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 6 Undang-undang nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pasal 81 Undang-undang nomor 18 tahun 2017 Perlindungan Pekerja Migran. Kelimanya terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sebelumnya, Entin (16) berhasil diselamatkan oleh Neng Ai, WNI yang tinggal di Malaysia. Entin yang kala itu sudah berada di Malaysia hendak di jual oleh sejumlah WNA.

Beruntung Neng Ai yang curiga melihat gerak-gerik para pelaku yang membawa Entin di dekat rumahnya langsung membawa Entin kerumahnya dan diserahkan ke KBRI di Malaysia.[jat]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2NLde4Q

No comments:

Post a Comment