Pages

Friday, September 7, 2018

Polisi Tembak Pelaku Curanmor Kawakan di Jombang

INILAHCOM, Jombang - Polres Jombang melumpuhkan seorang pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) dengan cara ditembak kakinya. Pasalnya, saat dilakukan penangkapan, pelaku hendak kabur.

Dia adalah MS (29), warga Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Dalam pemeriksaan, MS mengakui sudah melakukan pencurian di enam TKP (tempat kejadian perkara). Menariknya, sasaran MS adalah sepeda motor yang diparkir di tepi sawah.

Dalam menjalankan aksinya, MS tidak sendiri. Dia ditemani MRS (21), yang juga warga Desa Karangwinongan. MS sebagai pemetik atau eksekutor, sedang MRS sebagai joki.

"Keduanya berhasil kami tangkap. Satu pelaku kami tembak kakinya karena hendak kabur saat ditangkap," ujar Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi, Jumat (7/9/2018).

Polisi melakukan pengembangan, hasilnya dua orang penadah barang curian tersebut juga berhasil diringkus. Masing-masing HR (42), warga Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, dan K alias Cak Ri (46), warga Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Gatot menjelaskan, tiga aksi terakhir MR dan MRS berlangsung di Kecamatan Mojoagung dan Sumobito, yakni dilakukan antara Juli-Agustus. Rinciannya, pada 28 Juli 2018, mereka menggasak motor yang parkir di tepi sawah Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito.

Kemudian pada 16 Agustus, mereka mencuri sepeda motor di tepi sawah Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, lalu 31 Agustus membawa kabur sepeda motor di tepi sawah Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito.

"Sebelum beraksi, mereka keliling di beberapa kecamatan. Yakni, di area persawahan. Nah, ketika ada sepeda motor yang parkir, pelaku langsung beraksi. Caranya, merusak lubang kontak menggunakan kunci T," kata Gatot.

Selain menangkap dua pelaku dan dua penadah, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, tiga buah kunci T dan lima unit sepeda motor. Satu dari motor tersebut digunakan sebagai sarana beraksi, yakni Honda Beat nopol S 2406 ND.

"Pengakuan sementara enam TKP. Namun kami masih kembangkan lagi. Karena tidak menutup kemungkinan ada lokasi lain," pungkas Gatot. [beritajatim]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QcC7V5

No comments:

Post a Comment