Pages

Wednesday, September 12, 2018

Polri Sebut Hoax Akan Masif di Pilpres 2019

INILAHCOM, Jakarta - Polri menyatakan ancaman ujaran kebencian atau hoax akan masif pada perhelatan tahun politik di Pileg 2019 dan Pilpres 2019. Polri berharap masyarakat mendapat edukasi bagaimana cara bermain media sosial dengan benar.

"Prediksi saya tahun 2019 ini akan banyak. Jadi perlu ada edukasi dan antisipasi," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto lewat pesan singkat, Rabu (12/9/2018).

Setyo mengatakan, Polri sudah membuat berbagai cara untuk mengantisipasi ancaman edaran ujaran kebencian dan hoax. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan membentuk satgas Nusantara untuk memonitor di dunia Maya.

"Kita sudah antisipasi, bahkan Polri membentuk Satgas Nusantara, agar masyarakat sejuk, supaya aman, damai memasuki gelaran kontentasi Pilpres dan Pileg," ujar Setyo.

Lebih lanjut, Setyo mengancam kepada para pembuat hoax di tahun politik untuk mengurungkan niatnya. Sebab, ancaman hukuman 6 tahun penjara menanti jika menyebar hoax.

"Penyebar hoax yang ujaran kebencian bisa 6 tahun penjara dan denda sampai Rp 1 miliar, UU ITE pasal 28," jelas Setyo.[jat]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2NHHrBO

No comments:

Post a Comment