
INILAHCOM, Jakarta - Prabowo Subianto telah menjalankan tugas fardhu kifayah dalam demokrasi untuk bangsa. Karena, sesuai dengan cita-cita founding fathers, tujuan pendirian bangsa adalah mengantarkan rakyat Indonesia menuju masyarakat yang adil dan makmur.
Demikian diungkapkan Sekjen The Founding Fathers House (FFH), Syahrial Nasution, di Jakarta. Ia mengatakan, kesiapan Prabowo menjadi Capres 2019 dengan slogan "Adil dan Makmur" termaktub dalam alinea kedua Preambule UUD 1945. Di mana perjuangan founding fathers terhadap negeri ini sarat makna dan tujuan yaitu: merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
"Kerja untuk bangsa harus jelas arah, tujuan dan referensinya. Tidak sembarangan. Apalagi bertentangan dengan cita-cita para pendiri bangsa. Tidak boleh karena sedang menggenggam kekuasaan, seenaknya digunakan sesuai ambisi pribadi," tegas Syahrial.
Apalagi, lanjutnya, hal yang semestinya fardhu ain kewajiban setiap individu, digeneralisir menjadi seolah-olah demi kepentingan bangsa. Indikator-indikator ekonomi hari ini menggambarkan kedaulatan negeri ini semakin tergerus secara politik ekonomi. "Tampilan kesederhanaan dan publikasi yang dikemas berlebihan tidak berarti menunjukkan kerja-kerja yang dilakukan sudah tepat mengarah kepada tujuan bernegara," tandasnya.
Menurut pegiat jurnalistik ini, kerja-kerja bagus yang dilakukan Presiden Jokowi, cenderung jadi ajang pencitraan dan berlebihan. Seolah presiden-presiden sebelumnya miskin kinerja. Padahal yang dikerjakan sudah sepatutnya dilakukan oleh presiden. Justeru banyak hal tereduksi dan dilakukan secara latah. Hingga menjalar ke personaliti para pembantu presiden.
"Lihat saja, demi menyenangkan presiden, orang-orang di sekitarnya menjadi aneh. Pura-pura tampil sederhana, padahal kehidupan aslinya tidak demikian. Pura-pura merakyat, padahal dipaksakan. Ikut-ikutan bergaya seperti jokowi, padahal tampang dan gayanya maksa banget. Nalar intelektual kita terganggu melihat pemaksaan dan kepura-puraan tersebut," ujar Syahrial.
Ditambahkan, sudah waktunya rakyat jernih melihat kenyataan keadaan bangsa saat ini. Agar tujuan bernegara sesuai cita-cita para pendiri bangsa dapat terwujud. Menjunjung tinggi persatuan dan martabat bangsa. "Dan hal itu terlihat jelas dari komitmen Prabowo. Yang tidak akan menggadaikan martabat dan kekayaan bangsa kepada pihak asing," tutupnya.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2xzDKEG
No comments:
Post a Comment