
INILAHCOM, Jakarta - Pada akhir pekan Jumat (21/9/2018), Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan dua Obligasi.
Hal itu di awali dengan seremoni Pencatatan Perdana di Main Hall BEI, Obligasi I yang diterbitkan oleh PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLBS) Tahun 2018, resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1,3 triliun.
"Kemudian Obligasi Berkelanjutan II Bank CIMB Niaga Tahap IV Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dengan nilai nominal sebesar Rp1.021 triliun," kata Hani Ahadiyani, Person in Charge (PIC) Divisi Komunikasi Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, akhir pekan ini.
Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 65 Emisi dari 43 Perusahaan Tercatat senilai Rp80,03 triliun.
Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 363 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp410,23 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 113 Perusahaan Tercatat.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 90 seri dengan nilai nominal Rp2.280,24 triliun dan US$200 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp10,48 triliun.
Pada hari Kamis (20/9/2018), BEI kembali mencatatkan Reksa Dana Indeks atau Exchange Traded Fund (ETF) ke-22 yang resmi diperdagangkan dengan kode XSBC, adalah Sinarmas Asset Management yang mencatatkan ETF tersebut dengan nama Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30.
Pencatatan dan perdagangan Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30 di Bursa Efek Indonesia merupakan ETF ke-7 di tahun 2018. [jin]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2psWQYM
No comments:
Post a Comment