
INILAHCOM, Jakarta - Mantan Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin mengaku cukup mengenal sosok Ali Fahmi alias Fahmi Al habsy, staf Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Arie Soedewo.
Sama-sama dari PDIP, Hasanuddin tahu jika Fahmi pernah mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.
"Waktu Pileg 2014, yang bersangkutan (Ali Habsy) memang calon legislatif PDI-P dari dapil Depok," kata Hasanuddin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (26/9/2018).
Hasanuddin menjelaskan sosok Fahmi lantaran namanya erat dalam perkara suap pengadaan satelit monitoring milik Bakamla. Terdakwanya, Fayakhun Andriadi, bekas Anggota Komisi 1 DPR RI dari Golkar.
Di tahun 2016, sebelum kasus suap di Bakamla mencuat, Hasanuddin sempat bertemu kembali dengan Fahmi ketika melakukan kunjungan komisi I DPR RI ke kantor Bakamla di Jakarta Pusat. Saat itu, Ali Fahmi sudah menjadi narasumber atau staf Arie Soedewo.
"Ya waktu itu kenalnya sebagai narasumber," terangnya.
Nama Ali Fahmi sendiri kerap muncul dalam berbagai persidangan perkara dugaan korupsi penganggaran dan pengadaan proyek Bakamla. Namun, hingga kini Ali Fahmi belum diketahui keberadaan dan kerap mangkir saat dipanggil KPK.
Dalam perkara ini, Jaksa penuntut telah mendakwa Fayakhun Andriadi menerima uang suap sebesar 911.480 Dollar Amerika Serikat. Uang tersebut diterima Fayakhun dari Dirut PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah.
Menurut Jaksa, uang tersebut diduga diberikan untuk Fayakhun agar dapat mengalokasikan atau memploting penambahan anggaran pada Bakamla untuk pengadaan proyek satelit monitoring dan drone, tahun anggaran 2016. [ton]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zvgdq2
No comments:
Post a Comment