Pages

Wednesday, September 5, 2018

Warganet Harap JK Bertindak Soal Intimidasi UAS

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjadi korban bully warganet karena hanya sebatas prihatin dengan aksi penolakan terhadap Ustad Abdul Somad yang sudah janji untuk berdakwah di beberapa daerah sehingga dibatalkan.

Sebab, netizen berharap JK mengambil tindakan terhadap orang yang melakukan ancaman kepada UAS. Karena, JK merupakan orang nomor dua di Republik Indonesia sehingga tidak hanya sebatas prihatin dengan intimidasi yang dialami UAS.

Berikut komentar netizen menanggapi pernyataan JK terhadap intimidasi UAS di berbagai daerah yang dikutip pada Kamis (6/9/2018):

wong_ngapak @AzizEldirhamy:
Barang siapa melihat kemungkaran maka cegahlah dengan tanganmu, jika tidak mampu, cegahlah dengan lisanmu jika tidak mampu juga maka dengan hatimu, maka yang demikian itu serendah-rendahnya iman..... Sekelas wapres hanya dengan ucapan lisan disaat mampu menggunakan tangan...... TERLALU....

Bang Ghodam @BangGhodam:
Prihatin tapi tidak diikuti dengan tindak lanjutnya yo podo wae to pak, bapak kan orang penguasa nomor dua di negeri ini, masa gak ada sama sekali keberpihakannya terhadap dakwah. Sungguh terlalu.

Marzuki Bin Usman @MarzukiBinUsman:
Ngomong doang gak ada tindakan mah sama kayak tong kosong pak JK. Giliran kami langsung turun tangan, entar beredar di media bahwa kami ini radikal, suka demo, HTI lah, dan lain-lain ingin menggulingkan pemerintahan lah, dan lain-lain. Terus siapa yang mau bertindak? Jika agamamu di lecehkan?.

Untuk diketahui, Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengaku prihatin atas intimidasi dan ancaman yang dialami oleh Ustaz Abdul Somad (UAS). Adapun, intimidasi tersebut membuat UAS membatalkan ceramahnya di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

"Ya, tentu kita prihatin bahwa ustaz yang terkenal begitu, tapi bukan ditolak oleh aparat, masyarakat, memang ada pro-kontra," katanya. [rok]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2oKbBGr

No comments:

Post a Comment