
INILAHCOM, Surabaya - Polda Jatim mengirimkan 23 tersangka teroris dalam insiden bom di Surabaya ke Jakarta dengan pengawalan anggota polisi bersenjata lengkap.
Mereka diangkut dari Mapolda Jatim ke Bandara Internasional Juanda dengan menggunakan dua bus besar untuk selanjutnya diterbangkan menuju Jakarta.
Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera mengatakan bahwa ke-23 tersangka teroris yang dipindah itu adalah hasil penindakan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di Jatim setelah peristiwa rentetan serangan bom bunuh diri di beberapa lokasi di Surabaya pada Mei 2018 lalu.
Sejak ditangkap, terang Barung, 17 tersangka ditahan di Rumah Tahanan Polda Jatim, sementara enam tersangka ditahan di Rutan Kepolisian Sektor Dukuh Pakis. "Dibawa ke Jakarta," ujar Barung, Senin (15/10/2018).
Barung tidak menjelaskan pertimbangan apakah ke-23 tersangka teroris itu dipindah ke Jakarta, apakah untuk kepentingan penyidikan atau karena persidangan perkara tersebut digelar di Jakarta.
Perlu diketahui, Kota Surabaya diguncang serangan bom bunuh diri pada Minggu-Senin, 13-14 Mei 2018, lalu. Serangan pertama menyasar tiga gereja dengan lokasi berbeda yang dilakukan enam orang satu keluarga. Pelaku semuanya tewas.
Serangan kedua menyasar Markas Polrestabes Surabaya. Pelaku satu keluarga dan tewas di lokasi empat orang. Di tengah-tengah serangan itu, ledakan mengagetkan warga Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo, pada Minggu malam, 13 Mei 2018. [beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2pPLH4y
No comments:
Post a Comment