
INILAHCOM, Sumenep - Sedikitnya 400 personel gabungan berangkat ke Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, untuk membantu pemulihan pascagempa yang terjadi pada Kamis (11/10/2018).
Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep.
"400 personel gabungan yang ada di Pulau Sepudi ini terdiri dari unsur TNI sekitar 220, Polri 125 dan BPBD sebanyak 55 orang," kata Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen, Sabtu (13/10/2018).
Selain itu, ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana dan Bhayangkari juga berada di Pulau Sapudi, ikut membantu di dapur umum.
"Ibu-ibu ada yang bertugas di dapur umum, ada yang membantu pemulihan untuk anak-anak, dan ada juga yang dari tim medis," terang Kapolres.
Sebagian anggota TNI dengan menggunakan 3 mobil pick up, hari ini digeser dari Desa Prambanan, Kecamatan Gayam ke Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi.
Sementara itu, bantuan dari berbagai elemen masyarakat dan lembaga swasta juga berdatangan ke Pulau Sepudi, baik berupa obat-obatan maupun kebutuhan para korban gempa.
BPBD Sumenep mendata kerusakan bangunan milik warga dan fasilitas umum akibat gempa mencapai 498 unit. Di Kecamatan Gayam sebanyak 427 bangunan, dan 71 bangunan lainnya di wilayah Kecamatan Nonggunong.
Pada Kamis dini hari, pukul 01.44 WIB, terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,3. Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Situbondo. Hasil monitoring BMKG, sempat terjadi lagi gempa susulan dengan magnitudo 3,4 pada pukul 02.30 WIB. [beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2yeF3cM
No comments:
Post a Comment