
INILAHCOM, Malang - Penaggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kabupaten Malang mencatat sedikitnya 14 kali lahan kering terbakar akibat kemarau terjadi di daerah setempat.
Kepala Seksi PBK Kabupaten Malang, Agus Suyanto mengatakan, kebakaran lahan terjadi dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
"Bulan September kemarin, kita sudah melakukan upaya pemadaman di lahan terbuka sebanyak 14 kali. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka," ungkap Agus.
Ia menuturkan, lahan terbuka yang mengalami kebakaran adalah ladang tebu, tempat pembuangan sampah, maupun ladang bambu yang sudah mengering akibat kemarau panjang tahun ini.
"Kebanyakan terjadi di tempat yang banyak sampah kering, seperti daun kering, hal itu jika kena api sedikit saja kan mudah sekali terbakar. Apalagi perilaku masyarakat kita yang masih suka membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan," jelasnya.
Terpisah, Kepala Badan Penangulanggan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bambang Istiawan menambahkan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebenarnya bukanlah wewenang instansinya.
"Sebenarnya itu wewenang Dinas Lingkungan Hidup, hanya karena orang sering melihat personil kita turun membantu memadamkan karhutla, mereka mengira itu adalah wilayah kami," ucapnya.
Menurut Bambang, jika memang karhutla yang terjadi tergolong besar dan masuk kategori bencana, maka pihaknya akan siap ikut serta dalam penangulangganya.
"Jika kebakaran yang terjadi sudah besar, masuk kategori bencana apalagi mengancam keselamatan penduduk, maka kita wajib untuk bersama-sama menangulangginya, sesuai dengan kewenangan dan tupoksi kita tentunya," kata dia.
Bambang melanjutkan, kebakaran lahan akhir-akhir ini marak terjadi, untuk itu diimbau supaya masyarakat selalu waspada dan berhati-hati.
"Sekarang ini musim kemarau, cuaca panas dan terik, saya menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, jangan membuang puntung rokok sembarangan. Jika membakar sampah, pastikan apinya benar-benar padam ketika selesai. Kita cegah kebakaran dengan perilaku hati-hati dan waspada," jelasnya. [berita jatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2CwGNSv
No comments:
Post a Comment