
INILAHCOM, Jakarta - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya angkat bicara soal rencana peluncuran mobil Esemka oleh Calon Presiden petahana, Joko Widodo (Jokowi) yang menurutnya tinggal menjadi wacana.
Melalui kicauan di akun Twitter pribadinya, Mustofa mengunggah dua gambar dari tayangan berita media daring. Gambar pertama menampilkan tayangan berita berjudul, "Maruf Amin Sebut Mobil Esemka Akan Diluncurkan Oktober."
Sementara itu, gambar lainnya memperlihatkan berita Jokowi dari media daring dengan judul, "Maaf, Jokowi Tak Ada Urusan Lagi dengan Mobil Esemka."
Sebagai keterangan fotonya, @AkunTofa mencuit, "OKTOBER udah mau lewat. Ada yang ketar dan ketir. Janji peresmian Esemka bakal jadi kebohongan publik bila Oktober gak ada peluncuran Esemka. Akankah Oktober kita jadikan "Hari Kebohongan Indonesia?"
Kicauannya ini terpantau telah dicuit ulang sebanyak 139 kali, dikomentari 44 kali oleh netizen dan disukai 191 pengguna Twitter.
"Umur Oktober kurang dari 6 hari lagi. Penasaran acara launching Esemka nanti kayak gimana," komentar @udayana_agastya.
@aerandyse menimpali, "Rumus Tukang Kibul : Kalo Ngibul Nya Ketahuan, Bikin Kibulan Baru Biar Gak Ketahuan Ngibulnya..."
Sementara itu, tak berapa lama, akun Instagram Jokowi mengunggah foto dengan keterangan yang menjelaskan soal mobil Esemka yang selama ini disebut sebagai janji pemerintahannya.
Ia mengatakan, sejak jadi Wali Kota Solo sampai jadi Presiden, jurnalis tetap menanyainyaa mengenai perkembangan mobil Esemka. Kepala Negara menuturkan, mobil Esemka dulu itu produk uji coba dari anak-anak SMK di Surakarta dibantu oleh beberapa teknisi dari perusahaan-perusahaan besar.
"Sebagai wali kota tentu saya mendorong upaya anak-anak kita ini, termasuk mendukung agar Esemka bisa berlanjut ke tahap berikut seperti uji emisi dan mendapatkan status layak jalan. Selanjutnya, setelah memenuhi sejumlah aspek, Esemka akan beralih menjadi properti industri yang tak terkait dengan pemerintah," tulis @jokowi.
Jokowi beralasan, tugas pemerintah hanya mendorong, tidak ada kaitannya dengan kepentingan apa pun. Setelah jadi ya diserahkan kepada industri.
"Seperti saat ini, Esemka sudah dikerjakan dan dikembangkan penuh oleh industri tanpa campur tangan pemerintah dalam proses produksinya. Tentu bukan Presiden yang buat pabrik sendiri dan bikin mobil Esemka sendiri," ungkapnya.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2D1dhEF
No comments:
Post a Comment