
INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah harus mendorong supaya PT Freeport Indonesa menyelesaikan masalah lingkungan sebelum mengeksekusi proses akuisisi dengan PT Inalum.
"Pemerintah sendiri juga harus menunjukan itikad baik pada publik, investor dalam dan luar negeri. Kalau ada aturan ya tunjukan pemerintah itu ada didepan jangan sebaliknya menunjukan contoh yang tidak baik. Itu ada temuan ada aturan dilanggar saja. Ini kan engga baik bagi investor," kata Pengamat Energi, Marwan Batubara di Jakarta, Jumat (19/10/2018).
Dia juga mengingatkan pada Dirut PT Inalum, Budi Gunadi Sadikin yang juga Direktur Utama PT Inalum agar tidak hanya mengejar target divistasi itu. Tapi, harus juga melihat aspek lainnya. Seperti diselesaikaanya masalah lingkungan.
Berdasarkan temuan BPK potensi kerugian terkait kerusakan lingkungan dari penambangan Rp185 triliun. Temuan itu dihitung Institut Pertanian Bogor (IPB) dari satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
"Kalau Budi Sadikin itu, ya (hanya) menjalankan tugas. Saya ingatkan juga pada dia jangan hanya cari target saja. Tadi kedaulatan negara diabaikan," ujar dia.
Budi Gunadi sebelumnya yakit divestasi saham Freepor senilai US$3,85 miliar akan terealisasi dalam waktu dekat. Bahkan Budi menargetkan divestasi itu akan selesai pada Desember 2018. [hid]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QZaMFs
No comments:
Post a Comment