Pages

Thursday, October 18, 2018

Inalum Punjami Papua US$900 Jt untuk 10% Freeport

INILAHCOM, Jakarta - PT Inalum memberikan hutang uang senilai US$ 900 juta kepada pemerintah daerah Papua untuk pembelian 10 persen saham Freeport McMoran Inc.

Head of Corporate Communication PT Inalum Rendi Witular menyebut, pinjaman diberikan supaya Pemda Papua tidak kesulitan mendapat 10 persen saham perusahan tambang di daerahnya.

"US$ 900 juta (bagian) pinjaman dari US$ 3,85 kita bayar ke mereka itu ada uangnya pemda," kata Rendi saat berbincang di Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Pembayaran hutang itu, kata dia, akan dipotong dari deviden atau keuntungan yang didapat Pemda dari 10% saham itu. Namun, Rendi tidak merinci berapa lama cicilan itu dan jumlah cicilannya.

"Lama pinjaman cicilannya nanti tidak membebani pemda karena mengalokasikan dividen lebih banyak. Dicicil dari dividen, kamj belum tagu berapa detailnya tapi kami engga mau seluruh dividen buat bayar cicilan," ujar dia.

Adapun PT Inalum dan Pemda Papua masih membahas perusahaan patungan (joint venture) terkait kepemilikan 51% saham di PT Freeport Indonesia.

Komposisi perusahaan itu 80% dimiliki Inalum dan 20% sisanya dipegang oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Papua.

Pembentukan perusahaan ini sudah disepakati dengan pemda Papua pada awal 2018 lalu. BUMD itu dikuasai oleh Pemprov Papua dan Pemkab Mimika dengan pembagian Kabupaten Mimika 7%, provinsi 3%. Meski Pemda Papua mengantongi 10% saham namun masih dalam satu entitas Inalum.

Dengan begitu maka hanya ada satu entitas yang memegang 51% saham yakni Inalum sebagai Holding BUMN Pertambangan. Alhasil maka Indonesia tetap sebagai pemilik mayoritas saham Freeport Indonesia. [jin]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PF8ICx

No comments:

Post a Comment