Pages

Wednesday, October 24, 2018

Inilah Arah Pembangunan Mentan Amran

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sudah menetapkan target awal peningkatan produksi terhadap tiga komoditas utama melalui upaya khusus (Upsus) padi, jagung, dan kedelai (Pajale).

Kemudian, meningkatkan target tanaman bawang merah, cabai dan program sapi indukan wajib bunting (SIWAB) untuk swasembada sapi. Sedangkan gula, selain melakukan revitalisasi pabrik gula yang sudah ada Kementan juga mendorong investasi swasta membangun pabrik gula baru.

"Semua program itu dijalankan untuk mewujudkan Indonesia jadi lumbung pangan 2045," kata Sekjen Kementan Syukur Irwantoro saat pemaparan capaian empat tahun Jokowi-JK di Kementan, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Selama kepemimpinan Amran, kata dia, program terobosan pun sudah diimplementasikan lewat kebijakan dan tindakan konkret. Kebijakan itu tentunya berpihak kepada petani.

"Termasuk merevisi, menghapus regulasi yang dinilai menghambat kinerja sektor pertanian," ujar dia.

Revisi itu adalah berkaitan regulasi Perpres No 172 tahun 2014 tentang pengadaan benih dan pupuk dari melalui lelang menjadi penunjukan langsung.

"Tidak sampai disitu, Kementan juga telah melakukan deregulasi dengan mencabut 291 Permen/Kepmen," kata dia.

Dia melanjutkan, upaya lain yang dilakukan untuk mewujudkan hal itu, adalah dengan menjalankan kebijakan yang fokus terhadap kepentingan petani. Kemudian, direfleksikan melalui program refocusing anggaran yang telah dilakukan sehak tahun 2015 sampai saat ini.

Dan untuk tahun 2018, Kementan mengalokasikan 85% dari semua anggaran sebesar Rp22,65 triliun untuk memenuhi kebutuhan para petani. Tentunya untuk peningkatan produksi seperti belanja sarana dan prasarana pertanian ataupun pembangunan infrastruktur pada pertanian di berbagai daerah.

"Angka ini meningkat signifikan bila dibandingkan tahun 2014 yang hanya 35% dari total anggaran saat itu," kata dia.

Bahkan, di tahun 2018 Kementan mengalokasikan anggaran Rp5,5 triliun untuk kepentingan bibit dan benih bagi petani.

Selain itu, upaya pemerintah dalam penuhi target produksi komoditas strategis ditengah alih fungsi lahan pertanian, Kementan terus jalankan program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB). Untuk mengingkatkan luas areal tanam baru kementan tak lagi terpakuboada lahan irigasi, tapi memanfaatkan lahan suboptimal seperti lahan rawa. [jin]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2SfIjN9

No comments:

Post a Comment