Pages

Monday, October 29, 2018

Inilah Penyebab Jatuhnya Bursa Saham China

INILAHCOM, Beijing - Pasar saham Asia memberikan gerakan lebih awal pada hari Senin (29/10/2018), dengan saham China memimpin penurunan.

Pelemahan tersebut di tengah kekhawatiran tentang hubungan perdagangan AS-China dan berlanjutnya pelemahan saham teknologi di Wall Street.

Turun dari awal perdagangan, Shanghai Composite SHCOMP, -2,54% turun 2,4% dan lebih kecil-topi Shenzhen Composite 399106, -2,33% turun 0,7% seperti mengutip cnbc.com.

Saham-saham Hong Kong bergabung dengan mata uang regional pulih dari aksi jual global hari Jumat, meskipun kenaikan awal di luar gerbang dipangkas dalam beberapa menit. Benchmark Hang Seng Index HSI, -0,25% turun 0,2%, setelah naik 1% di pembukaan.

Pengembang properti Ch,ina seperti Sino Land 0083, -3,03%, turun lebih dari 3%, karena China Resources Land 1109, + 0,19% menyerahkan prospek lebih dari 1%.

Indeks utama HSBC 0005, + 4,30% menonjol, naik lebih dari 3% setelah membukukan kenaikan 32% laba bersih kuartal ketiga. Tencent 0700, -1,77% turun lebih dari 1%, setelah membebani benchmark pada hari Jumat, mendorongnya ke level terendah 17 bulan.

Sebagian besar produsen mobil China yang terdaftar di Hong Kong turun tajam, dengan Great Wall Motor 2333, -7,64% kehilangan 7,9%.

Sedangkan indeks Nikkei NIK Jepang, -0,16% membalikkan kenaikan sekitar 0,6% untuk turun 0,2%. Namun, beberapa perusahaan besar mengalami tekanan, dengan Toyota 7203, -1,65% dan SoftBank 9984, -1,41% lebih rendah lebih dari 1%.

Tapi Honda 7267, + 0,25% naik sedikit, sehari lebih cepat dari laporan pendapatannya.

Korea Selatan Kospi SEU, -1.60% turun mendekati 1%, dengan Samsung 005930, + 0,98% pemenang yang menonjol, naik 1%.

ASX 200 XJO Australia, + 1,11% selesai hampir 1%, dipimpin oleh sektor energi dan keuangan. NZ50GR Selandia Baru, + 0,55% naik sedikit. Benchmark indexes di Taiwan Y9999, + 0,29%, Singapore STI, + 0,40% dan Malaysia FBMKLCI, -0,01% membukukan kenaikan moderat juga.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zedLTA

No comments:

Post a Comment