
INILAHCOM, Purwakarta - Calon wakil presiden nomor urut 01, KH Maruf Amin, mengaku banyak pihak yang menyindirnya karena dianggap sudah tua namun bersedia menjadi pendamping Jokowi untuk Pilpres 2019. Di hadapan Majelis Dzikir Hubbul Wathon dan Kyai Kampung yang mengikuti acara doa bersama untuk Sulawesi Tengah, Rabu (3/10), Kiai Maruf memberikan jawabannya.
Kata Kiai Maruf, Jokowi tahu bahwa dirinya sudah berumur tua. Begitupun kebanyakan masyarakat. Tetapi, Jokowi tetap mengangkat Kiai Maruf Amin sebagai wakilnya.
"Ada yang bilang sudah tua, sudah bau tanah, masih mau jadi cawapres. Saya jadi teringat sebuah cerita," kata Kiai Maruf Amin.
Alkisah, ada seorang yang sudah berumur tua menanam pohon. Aksi itupun mendapat teguran banyak orang. Yang menegur menyatakan, kenapa sudah tua, hidupnya sudah tak lama lagi, tapi tetap menanam pohon. Toh buahnya takkan bisa diambil hasilnya oleh orang tua itu.
"Tapi orang tua itu menjawab. Saya menanam pohon ini bukan untuk saya makan. Tapi untuk generasi berikutnya," kata Kiai Maruf.
"Begitupun dengan kondisi saya. Saya sudah memakan buah hasil tanaman kakek dan orang tua saya. Maka saya bersedia menjadi wakil presiden karena mau membuat sesuatu bagi generasi yang akan datang," kata dia.
Alasan lainnya dia bersedia adalah karena melihat kualitas diri Jokowi sebagai seorang pemimpin. Kata Kiai Maruf, mudah saja bila Jokowi hendak mengangkat calon wakil presiden dari kalangan profesional maupun politisi. Namun Jokowi justru memilih dirinya sebagai seorang kyai dan santri.
"Beliau melihat saya sebagai kyai dan santri. Karena beliau memang sangat mencintai kyai dan santri," katanya.
"Beliau (Jokowi) banyak diberikan isu negatif. Kemarin saya mau foto bareng dengan beliau. Pas mau foto, saya tanya beliau dimana. Ternyata Pak Jokowi lagi solat ashar. Kaget saya, kalah kyai sama Pak Jokowi. Akhirnya saya tunggu foto dulu, baru selesainya saya sholat. Kagum saya sama beliau," tambahnya. [rok]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2IDw5K8
No comments:
Post a Comment