
INILAHCOM, Jember - Pemerintah menyatakan, pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia di Bali, 8 hingga 14 Oktober 2018, berpotensi menarik investasi asing.
Pelaku gerakan perempuan dan desa yang juga pendiri Yayasan Tanoker di Kabupaten Jember, Farha Cicik mengharapkan agar investasi yang masuk sebaiknya tak merusak bangsa ini.
Jika mengacu pada visi pembangunan Presiden Joko Widodo yang membangun dari pinggiran, menurut Cicik, desa menjadi bagian terpenting. Desa memiliki potensi luar biasa untuk menarik investasi.
"Tinggal political will dan strategi kebijakan pembangunan pemerintah bagaimana. Bagaimana cara memperkuat karsa baik ini (membangun dari pinggiran), jangan jadi lip service, dan penegakan kebijakannya justru memperlemah desa," katanya di Jember, Sabtu (13/10/2018).
Investasi, asing maupun dalam negeri, penting untuk ikut membangun desa. "Tapi jangan sampai modal menjadi bagian dari perusakan human rights, hak-hak anak, hak-hak perempuan, hak-hak ekonomi dan lingkungan. Investasi harus jadi obat masa depan, dan itu menjadi ranah pemerintah," ungkapnya.
Cicik ingin pembangunan tidak kemudian mengubah keberdayaan lokal, sehingga warga desa menjadi konsumen. "Jangan sampai investasi hanya gemuk di pusat kekuasaan di kota, tapi kemudian menghabisi desa," ucapnya.
Dirinya pun menyambut baik jika investasi yang masuk desa, termasuk investasi asing, bisa digunakan untuk program-program jangka panjang yang bersahabat dengan manusia dan lingkungan, seperti pertanian organik.
"Setiap investasi harus mampu membuat warga desa berdaya dalam jangka panjang. "Kita harus self-help, tak bisa tergantung," katanya.
Selain itu, program yang masuk ke desa hendaknya berkelanjutan. "Selama ini ada bantuan-bantuan jangka pendek, belum jadi sudah ditinggal, akhirnya mangkrak. Diberi bantuan tapi tidak ada exit strategy supaya berkelanjutan," imbuhnya.
Hal seperti ini mengecewakan warga desa dan justru akan mempersulit pemberdayaan pada masa mendatang. "Menaikkan (keinginan partisipasi mereka) butuh energi banyak sekali, karena mereka sudah kadung berharap," tandas Cicik. [berita jatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2CcNWpS
No comments:
Post a Comment