Pages

Tuesday, October 23, 2018

Lelang Pengadaan Sarana Ujian CPNS Dipersoalkan

INILAHCOM, Jakarta - Lelang pengadaan sarana dan prasarana pelaksanaan ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 melalui Tender Cepat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 01/Peng/Pokja CPNS/BKN/X/2018 dipersoalkan.

PT Think Media Indonesia (TMI) sebagai salah satu peserta lelang mengaku kecewa. Pasalnya, banyak hal ganjil yang dirasa sangat memberatkan peserta lelang.

Dalam lelang tersebut waktu yang diberikan dari proses pembukaan lelang, aanwijzing dan upload penawaran sangat terbatas.

"Tender Cepat BKN dibuka secara online pada tanggal 19 Oktober 2018 Pukul 08.00-10.00 wib. Sedangkan aanwijzing dan uplod penawaran pukul 10.00-17.00 WIB," ujar Komisaris PT TMI, Andri Santoso, Selasa (23/10/2018).

Menurutnya, dalam waktu yang singkat itu mustahil peserta bisa melengkapi isian formulir Tender Cepat yang jumlahnya mencapai ribuan.

"Ada empat paket tender dengan total senilai 324.650.000.000 pagu. Masing-masing paket harus diisi. Jadi mustahil bisa melengkapinya dalam hitungan jam," urai Andri.

Tidak hanya perihal keterbatasan waktu. Untuk mengakses wesite Lpse BKN, lanjutnya, dirasakan sangat sulit atau selalu dialihkan ke LPSE Kemenkeu.

Pada 20 Oktober 2018 Pukul 10.00 WIB, pihaknya mendapat undangan untuk menghadiri pembuktian klarifikasi dan kualifikasi di Bagian Layanan Pengadaan (ULP) BKN Gedung III lantai 1, Jl. Mayjen Sutoyo No 12 Jakarta Timur.

"Berdasarkan nilai penawaran, perusahaan kami menjadi pemenang dengan nilai kontrak terendah. Namun entah kenapa tiba-tiba Pokja ULP BKN memutuskan bahwa penawaran kami dinyatakan gugur," tegas Andri.

"Alasannya tidak masuk akal, terdapat beberapa item pekerjaan pada kolom harga satuan penawaran penyedia kosong," sambungnya.

Tak hanya itu. Dalam pertemuan tersebut salah satu panitia malah memintanya mundur dari pemenang tender. Atas permasalahan tersebut, kata Andri, pihaknya bakal mencari keadilan. [ton]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Sc6NHe

No comments:

Post a Comment