
INILAHCOM, Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah akan menggelar Muktamar pada 23-25 November 2018 mendatang di Yogyakarta. Acara ini rencananya akan dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Jauh-jauh hari kita sudah menyurati pak Wapres Jusuf Kalla agar bisa buka agenda Muktamar itu," kata salah satu pengurus PP Pemuda Muhammadiyah, Fuji Abdul Rohman kepada INILAHCOM, Kamis (18/10/2018).
Fuji mengatakan agenda Muktamar PP Pemuda Muhammadiyah ke-17 itu salah satunya untuk mengevaluasi kinerja dari ketum Dahnil Anzar. Selain itu, akan dibahas juga rencana kerja Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022.
"Banyak hal ya..evaluasi kepemimpinan bang Dahnil selama satu periode istilahnya LPJ, menyusun agenda kerja di periode berikutnya. Pemilihan Ketum terbaru 2018-2022," ucap Dahnil
Fuji menambahkan tak menutup kemungkinan akan hadirnya dua Capres yang bertarung di Pilpres 2019 yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Keduanya diharapkan hadir untuk bisa menyampaikan visi dan misi pencapresan 2019.
"Tapi kita juga berharap di salah satu agenda itu Jokowi dan Prabowo bisa hadir. Jadi dua kandidat itu bisa menyampaikan visi dan misi nantinya," jelas dia.
Sebelumnya, ketua PP pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar resmi berkirim surat kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Rabu (17/10/2018). Dahnil mempertanyakan urgensi polisi bertanya seputar kegiatan Muktamar PP Pemuda Muhammadiyah yang rencananya di gelar pada 23-25 November 2018.
"Untuk itu kami ingin mengkonfirmasi (tabayun) dan mohon klarifikasi terkait beberapa laporan tersebut. Kami mempertanyakan maksud pihak kepolisian menanyakan agenda Muktamar PP Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta dan mengarahkan dukung kepada salah satu pasangan calon? Terkhusus yang ingin kami tanyakan juga, apakah ini merupakan instruksi dari Bapak, selaku Kapolri?" kata Dahnil dalam surat tersebut. [ton]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QVJ38I
No comments:
Post a Comment