Pages

Friday, October 19, 2018

Pimpinan KPK Diharap Solid Tidak Terlibat Politik

INILAHCOM, Jakarta - Ketua SETARA Institute, Hendardi menilai Pimpinan KPK masih terlihat tidak solid dalam menata lembaga penegakan hukum terhadap perkara korupsi. Sebab, ada banyak persoalan internal KPK yang akhirnya menimbulkan kontroversi publik.

"Persoalan-persoalan internal yang di-amplify ke luar KPK dan menimbulkan kontroversi publik bisa diduga merupakan rangkaian bagian kerja dari elemen tertentu yang bermaksud mengusik KPK dan/atau terus-menerus mempertentangkan faksi-faksi di tubuh KPK berseteru. Ujung dari upaya ini adalah pelemahan KPK," kata Hendardi, Jumat (19/10/2018).

Menurut dia, perlu dilakukan advokasi persoalan-persoalan di tubuh KPK dalam kerangka penguatan KPK adalah kebutuhan semua untuk menjaga lembaga ini terus dipercaya rakyat. Akan tetapi, amplifying berlebihan dan membiarkan menjadi kontroversi sangat disayangkan karena KPK rentan dipolitisasi oleh berbagai pihak.

"Fokus pemberantasan korupsi dan perkuat manajemen organisasi KPK adalah prioritas utama KPK saat ini dan tidak ikut dalam politik," ujarnya.

Di samping itu, Hendardi menyebut adanya kontroversi pertemuan Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli dengan Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi yang sempat beredar foto-fotonya. Padahal, sepanjang rekam jejak yang bisa ditelusuri kalau Brigjen Firli perwira tinggi Polri yang berintegritas.

"Pertemuan di tempat umum atau publik area seperti pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, acara pernikahan, pusat olah raga, dan lain-lain yang tidak disengaja merupakan hal yang tidak bisa dihindarkan," jelasnya.

Ia menambahkan ihwal pertemuan komisioner KPK, pejabat dan pegawai KPK memang diatur secara rigid dalam Peraturan KPK Nomor 07/2013 tentang Prilaku KPK. Namun, sejak kasus pertemuan Chandra M Hamzah dengan M Nazaruddin yang dililit kasus, pimpinan KPK dan/atau Komite Etik KPK tidak pernah menyelesaikannya secara tegas.

"Apalagi dalam peraturan KPK, pertemuan juga dibenarkan jika diketahui pimpinan. Relativitas makna pertemuan inilah yang saat ini juga menimpa Deputi Penindakan KPK, meskipun pertemuan itu dilakukan di tempat terbuka dan dalam hubungan antar Muspida Provinsi NTB," tandasnya. [ton]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2S0wOJq

No comments:

Post a Comment