Pages

Tuesday, October 23, 2018

Prabowo-Sandi Janji Upayakan Kesejahteraan Petani

INILAHCOM, Jakarta - Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno menyampaikan harapannya agar keberadaan produk impor di daerah terus dikurangi, khususnya yang berkaitan dengan produk pertanian.

Harapan itu disampaikan Sandi melalui tayangan video kampanyenya di Desa Sajen, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Selasa (23/10/2018). Ia mengatakan, produk impor sangat menyengsarakan para petani.

"Produk impor itu selain daripada tidak adil buat para petani, produk impor juga memperlemah," ujar mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu.

Ia juga menyoroti kenaikan nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah yang terus terjadi hingga kini. Menurutnya, persoalan ini jika terus dibiarkan akan menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia.

"Sekarang dengan harga dolar yang naik, bila kita lihat bahwa ini menjadi salah satu ancaman kita. Insya Allah Prabowo-Sandi akan hadir untuk mensejahterakan para petani," katanya.

Pernyataan Sandi tadi pun langsung disahuti warga yang tengah mengerubunginya dengan sorakan meriah yang menyuarakan, "Hidup Prabowo-Sandi!"

Adapun melalui keterangan video, akun @sandiuno menuliskan, "Berdialog dengan perwakilan petani bawang merah di Desa Sajen Pacet, mereka mengeluhkan biaya produksi yang tidak seimbang dengan harga jual ditambah impor besar-besaran yang dilakukan pemerintah. Saya dan Pak @Prabowo akan terus menyerap dan memperjuangkan aspirasi dari teman-teman petani di seluruh wilayah tanah air, kami ingin dampak positif dari pembangunan infrastruktur juga dirasakan oleh masyarakat kecil."

Sebagai tambahan keterangan video, Sandi lalu menuliskan, "Dengan memastikan rantai distribusi yang efisien serta memberikan pelatihan dan pendampingan untuk para petani agar mereka bisa mendapatkan harga jual yang seimbang, ke depan kami berharap dapat menghadirkan kedaulatan pangan yang adil dan makmur untuk seluruh rakyat Indonesia."

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2AnydTw

No comments:

Post a Comment