
INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) segera menerapkan percepatan siklus penyelesaian transaksi dari sebelumnya T+3 menjadi T+2 pada 26 November 2018. Itu berarti kurang dari 1 bulan lagi. Bagaimana kesiapannya?
Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi mengungkapkan terus berburu dengan waktu untuk menyelesaikan implementasi tersebut. "Proses ini terus berlangsung, kita minta doanya kepada teman-teman media, untuk mensosialisasikan T+2 ini, kepada publik," kata Inarno usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Luar Biasa (RUPSLB) di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (25/10/2018).
Intinya hari terakhir perdagangan dengan siklus penyelesaian T+3 di bursa pada Jumat 23 November 2018.
Selanjutnya, pengujian pre live oleh SRO, anggota bursa, bank kustodian, vendor sistem dan nasabah untuk memastikan kesiapan sistem T+2 akan dilakukan pada Sabtu, 24 November 2018.
Selanjutnya, pengujian pre live oleh SRO, anggota bursa, bank kustodian, vendor sistem dan nasabah untuk memastikan kesiapan sistem T+2 akan dilakukan pada Sabtu, 24 November 2018.
Nantinya, hari perdagangan perdana dengan menggunakan sistem baru tersebut akan dilakukan pada Senin, 26 November. Dengan demikian, transaksi bursa mulai hari tersebut dan seterusnya akan menggunakan sistem T+2.
Sementara, hari penyelesaian perdana transaksi T+2 akan dilaksanakan pada 28 November 2018. Diharapkan seluruh stakeholder dan pelaku industri mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan.
"Ini sangat berguna sekali bagi BEI, bagi pasar modal, kita jadi lebih efisien, lebih likuid," kata Inarno.
Inarno bercerita ketika dirinya melakukan kunjungan kerja ke Singapura beberapa waktu lalu dalam acara CEO Summit, banyak sekali investor-investor yang menanyakan progres implementasi penerapan T+2 di tanah air.
"Banyak yang menanyakan implementasi, mereka menunggu-nunggu, karena ini jadi lebih baik lagi, lebih cepat. Bahkan dari beberapa negara yang bakal menerapkan T+2 pada bulan November 2018 mundur jadi bulan Desember 2018," ujarnya. [hid]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2EJIjCD
No comments:
Post a Comment