
INILAHCOM, Banyuwangi - Lagi, seorang pemuda asal Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus melakukan perilaku yang kurang baik. Aksi itu dilakukan oleh Ayub (23), pada sebuah laman group facebook.
Di beranda tersebut tertulis berupa nada penghinaan atau cacian terhadap personel kepolisian. Tulisan itu tersebar luas karena ditulis dalam sebuah group facebook bernama Info Warga Situbondo.
Pada postingan itu, salah satu netizen di group tersebut menulis tentang informasi apabila melihat nomor kendaraan yang diduga melakukan tabrak lari. Namun, postingan itu ditanggapi negatif oleh pemilik akun @Faris Al Ayyubi atau Ayub.
Dalam komentarnya, Ayub menulis "Ada uang polisi jalan ....you know lah .... ancen polisi vangsat".
Saat dilakukan pemeriksaan dengan Unit Laka Satlantas Polres Situbondo, kejadian tabrak lari itu ditangani dengan baik dan sesuai prosedur. Bahkan, pihak korban juga tidak mempermasalahkan untuk menunggu hasil penelusuran Polisi dan mengetahui identitas pemilik sepeda motor yang ditinggal pelaku tabrak lari.
"Akhirnya kita panggil si pemilik akun tersebut. Dan dia mengakui bahwa komentar tersebut benar ditulis dirinya," kata Kasubbag Humas Iptu Nanang Priyambodo, Kamis (18/10/2018).
Selanjutnya, kata Nanang, pihaknya memberikan pembinaan terhadap pemilik akun tersebut. Meskipun, aksi yang dilakukan itu telah melanggar Undang-Undang ITE dan mengarah ke ujaran kebencian.
"Sesuai arahan bapak Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, Ayun ini tidak diproses hukum dan kita memberikan kesempatan kepada Ayub untuk meminta maaf kepada Polisi dan mengakui kesalahaannya tersebut sebagai pelajaran agar kedepannya lebih bijak dalam menggunakan media sosial," ujarnya.
Permohonan maaf atas kejadian tersebut telah diupload di laman facebook miliknya. Tak hanya itu, pemilik akun juga diminta untuk membuat pernyataan tertulis. "Usai menulis itu, kita persilakan pulang yang bersangkutan," pungkasnya.[beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2J3b9MJ
No comments:
Post a Comment