
INILAHCOM, Seoul - Perusahaan Korea Selatan, SK Innovation, mengumumkan rencana mereka untuk berinvestasi sebesar US$354 juta atau sekitar Rp5,39 triliun guna membangun pabrik baterai mobil listrik di China.
Rencana SK Innovation ini mengikuti langkah sejumlah pabrikan Eropa yang menyasar China sebagai lokasi memproduksi baterai mobil listrik, seperti Daimler. Sedangkan Tesla memilih sebagian pasokan baterai dari Australia.
SK Innovation akan memproduksi bagian-bagian utama dari baterai mobil listrik di China, sebagai bagian dari upaya mereka untuk masuk dalam pasar mobil listrik terbesar di dunia.
Mereka akan membuat komponen pemisah dan lapisan keramik pada baterai lithium ion, yang akan dimulai pada awal tahun depan di Changzhou. Adapun proses produksi akan dimulai pada paruh kedua 2020.
"Keputusan itu untuk mengimbangi peningkatan kapasitas pembuat baterai mobil listrik global di China dan Eropa, serta untuk memenuhi permintaan klien akan pasokan yang stabil," demikian pernyataan SK Innovation seperti dilansir Reuters.
Pengumuman itu muncul berselang satu pekan setelah perusahaan yang dimiliki oleh Chey Tae-won, konglomerat nomor tiga Korea Selatan, itu mengatakan sedang mempertimbangkan membangun pabrik baterai kendaraan listrik di AS.
Agustus lalu, SK Innovation mengatakan berencana membangun pabrik baterai kendaraan listrik di China pada 2019, di bawah usaha patungan bersama BAIC Motor dan Beijing Electronics, yang juga sedang membangun pabrik di Hungaria untuk pasar Eropa.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PmVSbL
No comments:
Post a Comment