
INILAHCOM, Jakarta - Tahun politik 2019 ternyata membuat manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedikit 'mengerem' target emiten baru.
Pada tahun depan BEI hanya menargetkan 35 perusahaan yang bakal masuk bursa, target tersebut sama dengan tahun 2018. Namun pada tahun ini jumlah emiten yang masuk sudah mencapai 45 perusahaan. Angka ini memecahkan rekor perusahaan yang berhasil tercatat selama 1 tahun kalender.
"Dalam membuat perkiraan kita juga lihat historisnya. Dari 1999, ada pemilu beberapa kali yakni 2004, 2009 dan 2014. Datanya terjadi penurunan jumlah perusahaan tercatat," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (25/10/2018).
Meskipun target yang dicanangkan sama dengan tahun ini, namun Nyoman tidak mau dibilang tak optimis, dirinya menyebut tetap optimis dalam menatap tahun politik.
"Jadi justru target ini menunjukkan optimisme kita, karena kita tidak turunkan target dari tahun sebelumnya," katanya.
Nyoman menambahkan, meskipun tahun politik terkadang membuat pelaku pasar khawatir, dia yakin biasanya setiap muncul pemerintahan yang baru akan ada muncul harapan baru dengan program-program yang juga baru.
Selain perusahaan tercatat, BEI juga menargetkan tahun depan akan ada 60 perusahaan yang melakukan aksi korporasi penghimpunan dana dari pasar modal melalui penerbitan saham baru (right issue).
BEI juga menargetkan tahun depan akan ada 100 penerbitan surat utang obligasi korporasi baru. Angka itu naik dari target penerbitan obligasi korporasi tahun ini sebanyak 80 perusahaan. Meskipun tahun depan masih akan dibayangi tren kenaikan suku bunga acuan. [hid]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PQHJE5
No comments:
Post a Comment