Pages

Tuesday, October 30, 2018

UAS Soal Bendera Kalimat Tauhid Dibakar

INILAHCOM, Jakarta - Beberapa waktu lalu publik diramaikan dengan aksi oknum anggota Banser membakar bendera berkalimat Tauhid di Garut, Jawa Barat. Aksi itu pun membuat marah umat Islam.

Bahkan banyak aksi digelar memprotes sikap oknum anggota Banser tersebut. Massa pendemo meminta pelaku dihukum bahkan meminta pembubaran ormas Banser.

Pendakwah ustaz Abdul Somad (UAS) pun angkat bicara terkait insiden tersebut. UAS meminta semua pihak menahan diri agar situasi tidak semakin memanas.

Didalam video yang diunggah Tafaqquh Video dimedia sosial youtube, UAS pun secara singkat menjelaskan tentang bendera Tauhid. Video itu juga menjadi salah satu acara diprogram televisi swasta nasional.

UAS mengatakan, bendera Tauhid terdiri dari Ar-Rayah dan Al-Liwa. Ar-Rayah merupakan bendera kecil sedangkan Al-Liwa merupakan bendera besar. Keduanya berfungsi menyatukan pasukan dalam perang. Namun penggunaan bendera tersebut tidak hanya didalam perang.

Terkait pembakaran bendera, jika aksi tersebut diperintah oleh ormas Banser secara organisasi, maka hal tersebut merupakan sebuah kejahatan. Namun jika pribadi, maka dapat diduga oknum tersebut tidak mengerti dengan agama.

Selaku anggota MUI Provinsi Riau, UAS pun sependapat dengan MUI Pusat yang mengecam tindakan pelaku. Untuk lebih lengkapnya, tonton video UAS dibawah ini.

Untuk diketahui, dalam kasus itu para pelaku masih berstatus saksi dan pembawa bendera atas nama Uus sudah ditetapkan menjadi tersangka. [fad]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2ABYAW1

No comments:

Post a Comment