Pages

Friday, November 16, 2018

17 Ribu Sapi Sukses 'Mbrojol' di Lampung

INILAHCOM, Lampung - Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan, berkat program Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab), sebanyak 17.663 ekor sapi lahir di Kabupaten Lampung Selatan.

Demikian disampaikan Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan Sugiono, saat menghadiri Panen Pedet Hasil Pengembangbiakan Sapi Brahman Cross yang dilakukan oleh Koperasi Produksi Ternak Maju Sejahtera (KPT-MS) di Lampung Selatan.

"Tadi saya mendengar, laporan dari Plt. Bupati Lampung Selatan bahwa capaian untuk kegiatan Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 42.334 ekor atau 132,29 % dari target 32.000 ekor," kata Sugiono dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Kemudian, capaian kebuntingan yang dilaporkan sebanyak 23.640 ekor. Atau 105,26% dari target 22.459 ekor. "Sedangkan realisasi kelahiran sebanyak 17.663 ekor atau 91,77 % dari target 19.247 ekor," kata dia.

Disebutkan, capaian Upsus Siwab di Provinsi Lampung berhasil melampaui target. Yakni di atas 100%. Berdasarkan data iSHIKNAS (Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional), capaian Upsus Siwab Tahun 2018 (1 Januari12 November) untuk kegiatan Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 244.680 ekor, atau 151,037% dari target 162.000 ekor.

Realisasi kebuntingan sejumlah 129.618 ekor atau 114,30% dari target 113.400 ekor. Sedangkan realisasi kelahiran mencapai 94.229 ekor, atau 103,86% dari target 90.720 ekor.

"Saya bangga dan beri apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemda Lampung dan Lampung Selatan beserta petugas dan peternak yang telah berjuang di lapangan hingga tercapai di atas 100%," ujar dia.

Ia katakan, keberhasilan ini merupakan bukti keseriusan Pemprov Lampung dan Pemkab Lampung Selatan dalam mendukung pembangunan peternakan dan kesehatan hewan nasional. Tercermin dari peningkatan kinerja teknis (populasi dan produksi), serta kinerja pelaksanaan program dan kegiatan 2018.

Sugiono menginformasikan, secara nasional, populasi sapi dan kerbau pada periode 2009-2013 dibanding periode 2014-2017, mengalami peningkatan dari 1,03% meningkat menjadi 3,83%. Pada 2018, populasi sapi dan kerbau diperkirakan 18,5 juta ekor.

"Ini sungguh luar biasa karena telah terjadi lompatan pertumbuhan populasi ternak yang patut kita banggakan, terutama terhadap petugas dan peternak di seluruh Indonesia", ucapnya.

Menurut Sugiono, Lampung memerupakan salah satu lumbung ternak sapi nasional, populasi sapinya mencapai 675,3 ribu ekor pada 2017. Periode 2014-2017, pertumbuhan populasi sapi dan kerbau di Lampung pertahunnya sebesar 4,8%. "Persentase pertumbuhan populasi lampung di atas rata-rata pertumbuhan nasional, ini luar biasa yang menunjukkan keberhasilan kinerja pembangunan peternakan wilayah Lampung", ucapnya. [ipe]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2OIbRjH

No comments:

Post a Comment