
INILAHCOM, Kediri - BPBD Kabupaten Kediri melakukan dropping air bersih untuk masyarakat di Dusun Tawangsari, Desa Bobang dan Dusun Semen, Desa Semen, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
Pemberian bantuan air tersebut karena dua daerah itu mengalami kesulitan air selama sebulan terakhir.
Dropping air bersih sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Hari ini, bantuan air difokuskan untuk warga Dusun Tawangsari yang telah menunggu kedatangan petugas sejak pagi dengan jurigen dan galon yang telah disiapkan di depan rumah mereka.
Windoko, selaku Kepala URC BPBD Kabupaten Kediri menerangkan, pihaknya datang dengan lima hingga tujuh kali dengan mobil tanki berisi 4 ribu liter air bersih. Ini menyesuaikan kebutuhan warga yang mencapai ribuan jiwa.
"Hampir 90 persen sumur warga mengering dalam sebulan terakhir. Meski hujan sempat turun beberapa kali di desa tersebut, tetapi debet air sumur belum normal," kata Windoko di lokasi, Selasa (27/11/2018).
Saat kekeringn melanda, masyarkat hanya mengandalkan datanganya bantuan dari pemerintah. Atau sebagian warga terpaksa mengambil air di sawah milik desa tetangga yang cukup jauh.
Seperti Sucipto, tak jarang ia bersama warga harus di usir oleh pemili sawah saat banyak warga lain mengantre secara bersamaan. Sdangkan alternatif lain, mereka harus meminta air ke saurara atau kerabat di kota dengan menggunakan galon.
Dropping air ini sebenarnya sudah dilaksanakan BPBD beberapa waktu sebelumnya saat gejala kekeringan mulai terjadi. Tetapi sempat berhenti karena permintaan desa.
Tetapi karena kenyataan di lapangan masyarakat masih membutuhkan, maka dropping air diberikan kembali. BPBD menjamin seluruh kebutuhan air warga akan dipenuhi sepanjang menghendaki.[beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2r9ojQ9
No comments:
Post a Comment