Pages

Monday, November 26, 2018

BPBD Kediri Pakai Media Boneka Tobong

INILAHCOM, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Siaga. Kegiatan ini dalam rangka persiapan penanggulangan bencana di Kabupaten Kediri.

Apel Siaga ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masykuri M.M., Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Randy Agatha Sakaira S.IP, M.Si, jajaran Forkopimda, para Camat Kabupaten Kediri, dinas terkait, serta perwakilan perangkat desa. Peserta dari jajaran anggota relawan BPBD, TSBD, TSBK, Polisi, TNI, Polhut, Dishub serta Satpol PP.

Wakil Bupati Kediri, Drs. H. Masykuri MM mengatakan, dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai apel siaga saja, akan tetapi juga mengumpulkan para relawan agar tahu bahwa siap apabila terjadi bencana. Kabupaten Kediri termasuk dalam kategori daerah yang cepat dalam respon bencana.

Sebagai buktinya, pada saat Gunung Kelud erupsi pada tahun 2014, pemerintah daerah bersama segenap relawan bisa mengantisipasi. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

"Ini merupakan nilai positif Kabupaten Kediri, sehingga negara Jepang pun kesini hingga 3 kali untuk belajar karena kagum bagaimana penanganan bencana saat terjadi letusan," ucap Wakil Bupati Kediri saat menyampaikan sambutan sebagai Inspektur Apel Siaga.

Dalam Apel Siaga ini menampilkan pertunjukkan 'boneka tobong'. Hal ini dimaksudkan sebagai media edukasi tanggap bencana sejak dini. Dengan target anak-anak usia dini, diharapkan setelah menginjak remaja/dewasa, anak tersebut bisa paham bagaimana mengenali bencana. Mereka pun diharapkan mengerti apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana, penyelamatan, dan pasca bencana.

Menurut Drs. H. Masykuri, Apel Siaga ini sudah bergeser dari penanggulangan menjadi pencegahan. Pihaknya menekankan pada mitigasi pada kerawanan bencana. Seperti saat ini terjadi suhu tinggi di setiap daerah, ini menjadi wujud pencegahan dan kewaspadaan akan terjadinya bencana puting beliung.

"Dengan demikian para relawan siap siaga dan responsif mencegah agar tidak ada korban jiwa," tutupnya.[beritajatim]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2r6ruI9

No comments:

Post a Comment