Pages

Tuesday, November 13, 2018

ECB Coba Atasi Pelemahan Euro

INILAHCOM, London - Ekonom utama Bank Sentral Eropa mencoba mengatasi pelemahan nilai tukar euro di pasar uang. Euro saat ini tertekan dengan pernyataan dirinya bahwa tingkat substansial kebijakan moneter masih diperlukan di kawasan euro.

Dernyataan tersebut telah mengirim euro ke sesi rendah pada hari Selasa (13/11/2018). Euro turun menjadi $ 1,121 pada Selasa pagi, setelah kepala ekonom ECB, Peter Praet mengatakan pada konferensi di London Selasa bahwa saat ini masih diperlukan stimulus kebijakan moneter yang signifikan.

"Saya tidak berpikir itu baru, sebenarnya. Kami selalu berkomunikasi bahwa untuk mencapai jalur inflasi ini, mendekati 2 persen dalam jangka menengah. Kami membutuhkan tingkat substansial akomodasi moneter," kata Praet seperti mengutip cnbc.com.

"Ketika kami mengumumkan bahwa kami mengantisipasi untuk mengakhiri program pembelian aset pada akhir tahun ini, kami mengatakan bahwa kami masih membutuhkan tingkat akomodasi yang cukup untuk mendukung skenario dasar," kata Praet.

Praet, dalam pidato pembukaannya sebelumnya mengatakan bank-bank sentral di seluruh dunia telah memperketat kebijakan moneter mereka dan kebijakan yang tidak biasa telah ditutup serta tingkat kebijakan telah "meningkat secara bertahap."

Dia, bagaimanapun, mencatat bahwa di kawasan euro "stimulus kebijakan moneter yang signifikan masih diperlukan untuk mendukung peningkatan tekanan inflasi dan perkembangan utama inflasi dalam jangka menengah."

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2JYUv1f

No comments:

Post a Comment