
INILAHCOM, Sampang - Nekat melintasi sungai berlumpur, Selket (22) warga Dusun Bates, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, tewas di Sungai Damaran, Kelurahan Banyuanyar.
Kasubag Humas Polres Sampang, Ipda Puji Eko Waluyo menceritakan, pristiwa itu bermula di saat Selket bersama adiknya Senin (20) hendak berangkat ke tempat kerjanya.
Sekira pukul 6.00 WIB, keduanya berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor menuju ke tambak garam, tempat kerjanya yang berada di Kampung, Bentar Alam, Kelurahan Banyuanyar.
Sebelum tiba di tempat kerjanya sekira pukul 6.30 WIB keduanya singgah ke Kampung Damaran, Kelurahan Banyuanyar untuk menitipkan sepedanya. Kemudian keduanya berjalan kaki menuju ke tempat kerjanya melewati tanggul sungai di Kampung Damaran.
"Senin, saudaranya saat itu sedang buang air besar, Sedangkan Selket pamit mendahului untuk menyeberang sungai menuju ke tempat kerjanya sebagai kuli angkut garam," jelasnya.
Saat itu, lanjut Ipda Puji menjelaskan, kondisi ketinggian sungai mencapai perut orang dewasa dan Selket terus menyeberang sungai dengan membawa galon berisi air dengan jalan kaki. Di tengah-tengah sungai, Selket tiba-tiba terperosok ke dalam lumpur dan tenggelam.
"Adiknya yang sudah selesai buang besar kemudian mencari kakaknya (Selket). Namun usahanya tidak membuahkan hasil yang pada akhirnya adik korban melaporkan ke Polairud Polres yang berada di dekat lokasi kejadian," ujarnya.
Selang beberapa menit usai pelaporan, petugas Polairud, Polsek Kota serta BPBD melakukan pencarian dengan berenang. Bahkan kepala korban sempat terinjak pada saat melakukan pencarian tubuh korban.
"Sempat kepala korban terinjak waktu petugas melakukan pencarian. Nah setelah ada tanda-tanda, akhirnya tubuh korban yang terperosok ke dalam lumpur ditemukan dan diangkat namun dalam kondisi tak bernyawa," pungkasnya.[beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QDxbbL
No comments:
Post a Comment